Trump Ancam Intervensi Soal Protes Besar di Iran, Teheran Tegas Menolak

mediaindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan terkait gelombang protes di Iran. Trump menegaskan Washington siap bertindak jika pemerintah Iran melakukan kekerasan terhadap demonstran.

Ancaman tersebut langsung memicu reaksi keras dari Teheran yang memperingatkan bahwa campur tangan AS justru akan mengguncang stabilitas kawasan.

Pernyataan Trump disampaikan pada Jumat melalui platform Truth Social. Ia menanggapi bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan di sejumlah kota Iran yang pada Kamis dilaporkan menewaskan sedikitnya enam orang, korban jiwa pertama sejak eskalasi unjuk rasa.

Aksi protes sendiri bermula dari mogok para pedagang di Teheran sejak Minggu lalu sebagai respons atas lonjakan harga dan stagnasi ekonomi. Gerakan itu kemudian berkembang menjadi gelombang demonstrasi yang meluas ke berbagai wilayah Iran.

Trump menegaskan AS siap turun tangan jika terjadi pembunuhan terhadap demonstran. 

“Jika Iran dengan kejam membunuh para pengunjuk rasa damai, yang memang sudah menjadi kebiasaan mereka, Amerika Serikat akan datang menolong,” kata Trump.

Pernyataan tersebut langsung ditanggapi keras oleh pemerintah Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut pernyataan Trump sebagai tindakan sembrono dan berbahaya. Dia memperingatkan angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi siaga jika terjadi intervensi asing.

Menurut Aragachi, sebagian besar aksi protes berlangsung damai. Dia justru menyinggung penggunaan Garda Nasional oleh Trump sendiri dalam menangani kerusuhan di kota-kota Amerika Serikat.

“Pesan Trump hari ini, yang kemungkinan dipengaruhi pihak-pihak yang takut pada diplomasi atau keliru menganggapnya tidak perlu, adalah tindakan yang ceroboh dan berbahaya,” kata Araghchi melalui media sosial X. 

Peringatan lebih keras disampaikan Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani. Ia menegaskan bahwa campur tangan AS dalam urusan domestik Iran akan membawa dampak luas bagi kawasan.

“Intervensi Amerika Serikat dalam persoalan internal ini berarti mengguncang stabilitas seluruh kawasan dan menghancurkan kepentingan Amerika sendiri,” kata Larijani.

Perekonomian Iran terus tertekan akibat sanksi internasional bertahun-tahun terkait program nuklirnya. Inflasi tinggi dan anjloknya nilai mata uang nasional semakin memperburuk daya beli masyarakat dan memicu keresahan sosial.

Meski demikian, aparat penegak hukum menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan yang mengarah pada kekacauan. 
Juru bicara kepolisian Iran, Said Montazeralmahdi, menyatakan pihaknya memahami aspirasi masyarakat. Namun, ia menegaskan polisi membedakan tuntutan masyarakat dengan aksi perusakan.

“Kami mengakui bahwa protes ini mencerminkan kehendak rakyat untuk memperbaiki kondisi hidup mereka,” katanya.

“Kami tidak akan membiarkan pihak mana pun mengubah situasi ini menjadi kekacauan," imbuhnya. (H-3)
 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Heboh Biaya Pembuatan Sumur Bor di Lokasi Bencana, Gus Umar: Bapak Ini Cuma Rp15 Juta untuk 100 Meter
• 20 jam lalufajar.co.id
thumb
AS-Venezuela Panas, Awas Pasar Terguncang Pekan Depan!
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
[FULL] Eks Pemain Timnas soal John Herdman: Kedatangannya Sebuah Harapan Besar untuk Timnas
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Keras! Guru Besar UI Sebut KUHP Tak Lindungi Warga, Justru Perkuat Kekuasaan
• 20 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo Minta Menteri Tetap Semangat Ketika Dihujat
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.