Buntut Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi di PTB, Polres Maros Tingkatkan ke Tahap Penyidikan

fajar.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAROS — Viral di media sosial seorang pria yang diketahui bernama Akbar diduga menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum kepolisian di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) Kabupaten Maros.

Dugaan insiden ini terjadi pada jelang malam pergantian tahun baru, Rabu tengah malam, 31 Desember 2025.

Dalam akun instagram diunggah sebuah video memperlihatkan seorang pria dengan kondisi wajah lebam dengan pakaian sobek. Dalam video itu disertai narasi bahwa pria tersebut d​iduga menjadi korban penganiayaan oknum sejumlah polisi.

Di mana dalam video tersebut dijelaskan oleh keluarga korban bahwa insiden ini berawal saat korban menyalakan petasan di Kawasan PTB.

Tak lama kemudian, seorang oknum polisi yang datang berboncengan dengan seorang perempuan menanyakan siapa yang menyalakan petasan tersebut. Korban pun mengakui perbuatannya.

Setelah itu, oknum polisi tersebut sempat meninggalkan lokasi dan beberapa waktu kemudian kembali dan meminta korban ikut dengan alasan ingin berbicara secara baik-baik.

Pihak keluarga menyebut, sejumlah warga sempat meminta agar persoalan tersebut tidak diperpanjang.

Akan tetapi oknum polisi tersebut justru kembali bersama beberapa rekannya dan diduga melakukan pengeroyokan terhadap Akbar.

Bahkan korban diduga sempat dibawa ke Kantor Polisi dan diduga mengalami tindakan kekerasan. Korban pun diduga dipaksa menandatangani surat perjanjian damai.

Akibat kejadian itu, korban mengalami lebam di sejumlah bagian wajah. Peristiwa tidak berhenti di lokasi kejadian.

Pihak keluarga yang tak menerima hal ini pun mendatangi Kantor Polres Maros untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan penganiayaan tersebut.

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dia pun menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga atas insiden tersebut.

“Pertama-tama, kami atas nama pimpinan Polres Maros, menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga, dan masyarakat. Kami menegaskan tidak ada perlindungan khusus bagi anggota apabila terbukti melanggar,” ungkapnya.

Kronologi kejadiannya, kata dia, bermula saat korban meletuskan petasan yang diarahkan dan mengenai salah satu anggota polisi berinisial AN yang tengah bertugas melakukan pengamanan.

Petasan tersebut mengenai AN di bagian kaki. Sehingga AN kemudian menegur korban dan terjadi adu mulut.

Peristiwa itu sempat dilerai oleh pengunjung lain di lokasi.

Selanjutnya, kata dia, AN kemudian pergi ke posko pengamanan dan kembali bersama beberapa rekannya sesama personel pengamanan.

Saat korban hendak diamankan ke Posko Jatanras Polres Maros, diduga terjadi penganiayaan.

Menyikapi hal tersebut, kata dia, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah penanganan.

“Penyidik telah memeriksa dua orang saksi dari masyarakat serta meminta keterangan terhadap 13 anggota Polres Maros yang terlibat dalam pengamanan malam pergantian tahun,” katanya.

Bahkan dari hasil gelar perkara dan keterangan yang diperoleh, kata dia, penyidik menaikkan status perkara tersebut.

“Sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” singkatnya.

Selain itu, kata dia, Polres Maros juga melakukan pemeriksaan internal melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) terkait dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik Polri.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan sejumlah pasal, yakni Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan, Pasal 466 ayat (1) KUHP, subsidair Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, serta Pasal 472 KUHP.

Sekadar diketahui, AN diketahui bertugas di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros. (rin)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Laporan: Trump beri peringatan kepada penjabat baru presiden Venezuela
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Cara SOS Children’s Villages Indonesia Mempersiapkan Masa Depan Anak dan Remaja
• 28 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pelindo kirim 500 paket bantuan untuk warga terdampak banjir Ciwandan
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Cacat Pikir Pilkada Tak Langsung
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tanah Longsor di Kembangan, Pasukan Biru Turun Tangan Pakai Tanggul Pasir-Tanah
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.