Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membeberkan detail tambahan mengenai operasi militer yang diklaim berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Ia menjelaskan tim pasukan khusus menghadapi perlawanan sengit sebelum berhasil menahan Maduro.
Menurut Trump, Maduro sempat berupaya menyelamatkan diri menuju ruang aman berbahan baja. Namun, pasukan AS disebut bergerak cepat dan berhasil menggagalkan upaya tersebut.
"(Presiden Venezuela) berusaha masuk ke tempat yang aman. Anda tahu, tempat aman itu semuanya dari baja.
Tapi dia tidak sempat mencapai tempat tersebut, karena (pasukan militer) kita bergerak sangat cepat. Mereka menembus perlawanan dengan sangat cepat. Dan memang ada banyak perlawanan," tegas Trump dalam Konferensi Pers, Sabtu (3/1/2026).
Presiden Trump berkelakar sekalipun Maduro berhasil masuk ke ruang aman, pintu baja tersebut tetap akan diledakkan dalam hitungan detik.
“Rata-rata sekitar 47 detik, berapa pun ketebalan bajanya,” katanya.
Maduro disebut sempat mencapai pintu ruang aman, namun tidak sempat menutupnya sebelum ditangkap.
Terkait keberadaan Maduro saat ini, Presiden AS menyatakan dalam waktu dekat, Maduro akan dibawa ke New York untuk proses hukum lebih lanjut. Lokasi penahanannya akan ditentukan oleh otoritas yang berwenang.





