Pemerintah memutuskan menarik sebagian simpanan kas negara di Himpunan Bank Negara (Himbara) senilai Rp75 triliun.
IDXChannel - Pemerintah memutuskan menarik sebagian simpanan kas negara di Himpunan Bank Negara (Himbara) senilai Rp75 triliun. Dana tersebut ditarik untuk membiayai belanja pada akhir tahun.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, penarikan dana dari perbankan tersebut untuk membiayai belanja rutin berbagai kementerian dan lembaga (K/L).
Purbaya memastikan bahwa langkah ini tidak akan memberikan tekanan negatif terhadap likuiditas perbankan maupun stabilitas ekonomi nasional. Hal ini dikarenakan uang yang ditarik akan segera disalurkan kembali ke tengah masyarakat melalui belanja pemerintah.
“Itu digunakan untuk belanja rutin Kementerian dan Lembaga. Dana tersebut ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjakan kembali,” kata Purbaya, dikutip Minggu (4/1/2026).
Purbaya menekankan bahwa siklus penarikan dan pembelanjaan ini justru memberikan dampak positif bagi perputaran uang di Indonesia. Dengan adanya aktivitas belanja pusat dan daerah, ekonomi diharapkan mendapatkan efek pengganda (multiplier effect).
“Tidak mengganggu uang beredar, malah seharusnya lebih baik karena ada dampak multiplier dari belanja pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.
Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2020-2025 itu juga menegaskan, pemerintah tetap berhati-hati dalam mengelola likuiditas di sistem keuangan. Pemerintah tidak menarik seluruh simpanannya, melainkan masih menempatkan sebagian dana lainnya di sektor perbankan untuk menjaga keseimbangan pasar.
Di samping itu, dia menyebut, defisit anggaran pada 2025 juga meningkat yang diharapkan dapat mendorong ekonomi lebih kuat. Namun, dia memastikan angka defisit masih terkendali dan sesuai dengan ambang batas yang ditetapkan. Data resmi APBN 2025, termasuk realisasi defisit akan diumumkan besok.
“Akan diumumkan hari Senin (5/1/2026). Masih di kisaran target, sekitar 2,75 persen (terhadap PDB), mungkin bergerak sedikit,” kata Purbaya.
(Rahmat Fiansyah)





