MA Venezuela Minta Delcy Rodriguez Wapres Jadi Presiden Sementara

suarasurabaya.net
3 hari lalu
Cover Berita

Mahkamah Agung (MA) Venezuela memerintahkan Delcy Rodriguez Wakil Presiden untuk menjabat sebagai presiden sementara menyusul penculikan Nicolas Maduro Presiden, menurut keputusan Kamar Konstitusional yang dibacakan ketuanya, Caryslia Beatriz Rodriguez.

“Mengingat situasi luar biasa akibat penculikan Presiden Nicolas Maduro Moro, yang tidak memungkinkannya untuk menjalankan fungsinya, perintahkan agar Wakil Presiden Eksekutif Republik mengambil alih dan menjalankan secara sementara semua kekuasaan, tugas, dan fungsi yang melekat pada jabatan Presiden Republik Bolivarian Venezuela,” kata Caryslia seperti dilaporkan Antara, Minggu (4/1/2026).

Perintah itu dikeluarkan guna memastikan kesinambungan administrasi dan pertahanan komprehensif di negara itu, imbuh Caryslia dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh VTV.

Berdasarkan putusan tersebut, pengadilan menyimpulkan bahwa terdapat keadaan luar biasa dan keadaan kahar (force majeure) yang tidak secara tegas diatur dalam Konstitusi, namun mengancam stabilitas negara, keamanan nasional, dan keberlangsungan pemerintahan.

Dalam hal itu, pengadilan mengambil “tindakan perlindungan darurat dan preventif” untuk memastikan keberlangsungan administrasi dan pertahanan negara.

Pada Sabtu (3/1/2026), Donald Trump Presiden AS menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, dan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.

Sejumlah media memberitakan adanya ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force.

Pada Sabtu (3/1/2026), otoritas Venezuela belum mengetahui keberadaan Maduro dan meminta AS untuk memberikan bukti bahwa ia masih hidup. Trump kemudian menerbitkan sebuah foto yang diklaimnya memperlihatkan Maduro berada di atas kapal AS.

Pada unggahan itu, Trump mengatakan bahwa Nicolas Maduro dan istrinya berada di atas kapal perang USS Iwo Jima menuju New York. Maduro diangkut helikopter dari Venezuela ke kapal perang USS Iwo Jima.

Beberapa anggota Kongres AS menyebut operasi itu ilegal, sementara pemerintah AS menyatakan bahwa Maduro akan diadili.

Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan niatnya untuk mengajukan banding ke sejumlah organisasi internasional terkait tindakan Washington dan meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela. Moskow menyatakan sangat prihatin dengan laporan bahwa Maduro dan istrinya telah dikeluarkan secara paksa dari negara itu sebagai bagian dari agresi AS.

Moskow menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, serta meminta agar eskalasi lebih lanjut situasi di Venezuela dapat dicegah.(ant/iss)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
4 Pengganti Mentega untuk Memasak dan Memanggang, Pakai Minyak Zaitun
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Perpres Tugas TNI dalam Tangani Terorisme Berpotensi Bahayakan HAM, Ini Alasannya
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Bupati Bantul Resmikan Kelas Rawat Inap Standar RS UII
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Blunder, Juve Menang Telak di Markas Sassuolo
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Siapa Bilang Saham Danantara Gak Bisa Bagger?
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.