Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas

suara.com
2 hari lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Tiga anggota keluarga ditemukan tewas misterius di kontrakan di Jakarta Utara.
  • Korban ditemukan dengan mulut berbusa, satu anak lainnya dalam kondisi kritis.
  • Polisi telah periksa 10 saksi dan masih menunggu hasil autopsi korban.

Suara.com - Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 orang terkait tewasnya tiga anggota keluarga di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat (2/1/2026). Para korban, yang terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya, ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan tubuh penuh ruam.

"Total ada 10 orang yang diperiksa, dan yang dijadikan saksi dalam kasus ini baru empat orang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, di Jakarta, Minggu (4/1/2026).

Penyebab Kematian Masih Didalami

Dilansir dari Antara, Onkoseno menegaskan, penyebab pasti kematian para korban masih menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi dari RS Polri.

"Hasil pemeriksaan masih belum keluar. Kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini," ujarnya.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh anak korban lainnya yang baru pulang ke rumah. Saksi tersebut menemukan ketiga anggota keluarganya sudah terlentang tak bernyawa.

"Anak ini menemukan ketiga jasad dalam kondisi mulut mengeluarkan busa dan ada ruam di tubuhnya," jelas Onkoseno.

Tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk botol minuman, bungkus makanan, seprai, dan pakaian korban untuk dianalisis lebih lanjut.

Dalam peristiwa tragis ini, satu anggota keluarga lainnya ditemukan selamat dan kini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Koja. Korban yang selamat adalah seorang pria berinisial ASJ (22).

Baca Juga: Banjir Rob di Jakarta Utara, Pasukan Biru Kerahkan Pompa Mobile di Titik Vital

Adapun korban yang meninggal dunia adalah sang ibu, SS (50), serta dua anaknya, AAL (27) dan AAB (13).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jejak Perjalanan Panjang Nicolas Maduro: dari Sopir Bus, Presiden Venezuela, hingga Ditangkap AS
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
MU Pecat Ruben Amorim, Respons Garnacho di Medsos Tuai Sorotan
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Avatar: Fire And Ash Tembus Rp 18 Triliun dalam Waktu 18 Hari Tayang di Bioskop
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Arahan Presiden Prabowo Evaluasi Kinerja Kabinet saat Buka Retret Kabinet di Hambalang
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Kasus Kematian WAT di Tapos Depok Terus Diselidiki, Polisi Ungkap Dugaan Sementara
• 13 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.