Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendirikan pos pelayanan kesehatan di sejumlah lokasi yang terdampak banjir guna menjaga kesehatan para korban.
Posko pelayanan kesehatan gratis tersebut, antara lain dibuka di Kelurahan Tanjung Jaya, Kelurahan Kebun Tebeng, Kelurahan Rawa Makmur, dan Kelurahan Bentiring.
"Saat ini kita kerahkan para petugas untuk siaga di pos kesehatan tanggap banjir di berbagai titik terdampak banjir untuk mengantisipasi masalah kesehatan masyarakat," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati di Bengkulu, Minggu.
Masyarakat Kota Bengkulu yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat mendatangi posko terdekat guna mengantisipasi timbulnya penyakit yang seringkali muncul saat banjir, seperti flu, demam, malaria, dan diare.
Baca juga: Banjir 50 cm, akses jalan lintas barat Sumatera di Bengkulu ditutup
Pemkot Bengkulu telah mendirikan tenda pengungsian, mengirim mobil dapur umum dan perahu karet ke lokasi yang terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (1/1) malam.
"Secara garis besar kita sudah kumpul di Perumahan Korpri, itu salah satu kawasan yang paling parah banjirnya. Dari BPBD dan Tagana sudah stand by di lokasi untuk memberikan bantuan," ujar Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Ardana.
Daerah terendam banjir di Kota Bengkulu, yaitu Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, Perumahan Ejuka Kelurahan Bentiring, Jalan Tanggul Gang Merpati II Kelurahan Rawa Makmur, RT 7 Kelurahan Semarang, serta Kelurahan Tanjung Jaya.
Selain puluhan rumah yang terendam air, akses jalan di Kelurahan Rawa Makmur terpaksa ditutup total karena genangan air menutupi badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
BPBD Kota Bengkulu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Sosial, Satpol PP, serta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan penanganan di lapangan.
Ia menyebut saat ini anggota BPBD Kota Bengkulu telah berada di lokasi terdampak bencana dengan mendirikan tenda pengungsian serta mengerahkan mobil dapur umum berikut peralatan pendukung.
Di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, BPBD menurunkan mobil dapur umum lengkap dengan perahu karet, perahu fiber, dan tenda pengungsian, sedangkan di Perumahan Ejuka petugas telah memasang tenda dan bersiaga untuk melakukan evakuasi warga apabila diperlukan.
Baca juga: Akses jalan penghubung OKU Selatan-Bengkulu normal pascalongsor
Baca juga: Hujan deras, 100 rumah lebih terendam banjir di Kota Bengkulu
Posko pelayanan kesehatan gratis tersebut, antara lain dibuka di Kelurahan Tanjung Jaya, Kelurahan Kebun Tebeng, Kelurahan Rawa Makmur, dan Kelurahan Bentiring.
"Saat ini kita kerahkan para petugas untuk siaga di pos kesehatan tanggap banjir di berbagai titik terdampak banjir untuk mengantisipasi masalah kesehatan masyarakat," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati di Bengkulu, Minggu.
Masyarakat Kota Bengkulu yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat mendatangi posko terdekat guna mengantisipasi timbulnya penyakit yang seringkali muncul saat banjir, seperti flu, demam, malaria, dan diare.
Baca juga: Banjir 50 cm, akses jalan lintas barat Sumatera di Bengkulu ditutup
Pemkot Bengkulu telah mendirikan tenda pengungsian, mengirim mobil dapur umum dan perahu karet ke lokasi yang terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (1/1) malam.
"Secara garis besar kita sudah kumpul di Perumahan Korpri, itu salah satu kawasan yang paling parah banjirnya. Dari BPBD dan Tagana sudah stand by di lokasi untuk memberikan bantuan," ujar Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Ardana.
Daerah terendam banjir di Kota Bengkulu, yaitu Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, Perumahan Ejuka Kelurahan Bentiring, Jalan Tanggul Gang Merpati II Kelurahan Rawa Makmur, RT 7 Kelurahan Semarang, serta Kelurahan Tanjung Jaya.
Selain puluhan rumah yang terendam air, akses jalan di Kelurahan Rawa Makmur terpaksa ditutup total karena genangan air menutupi badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
BPBD Kota Bengkulu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Sosial, Satpol PP, serta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan penanganan di lapangan.
Ia menyebut saat ini anggota BPBD Kota Bengkulu telah berada di lokasi terdampak bencana dengan mendirikan tenda pengungsian serta mengerahkan mobil dapur umum berikut peralatan pendukung.
Di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, BPBD menurunkan mobil dapur umum lengkap dengan perahu karet, perahu fiber, dan tenda pengungsian, sedangkan di Perumahan Ejuka petugas telah memasang tenda dan bersiaga untuk melakukan evakuasi warga apabila diperlukan.
Baca juga: Akses jalan penghubung OKU Selatan-Bengkulu normal pascalongsor
Baca juga: Hujan deras, 100 rumah lebih terendam banjir di Kota Bengkulu




