JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jalan nasional di Provinsi Aceh kini sudah fungsional dan dapat dilalui kendaraan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, yang melaporkan situasi dan penanganan pascabencana hari ke-38 pada Minggu (4/1/2026).
“Jadi kita lihat beberapa waktu lalu saya melaporkan bahwa untuk jalan nasional itu semuanya sudah fungsional, sudah bisa dilewati,” kata Abdul.
Baca juga: BNPB: Sudah Tak Ada Status Tanggap Darurat di Sumut
Meski demikian, sejumlah titik masih dalam tahap perbaikan, khususnya pada jalur Bireuen–Bener Meriah yang beberapa jembatannya belum rampung.
“Meskipun saat ini ada jalur alternatif (Bireuen–Bener Meriah) sedikit melingkar yang bisa dilewati sehingga jalur ini sudah fungsional,” ujarnya.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=BNPB, Jalan Nasional Aceh, longsor aceh, korban banjir aceh, Aceh pascabanjir, jembatan diperbaiki, bencana Aceh 2026, akses transportasi Aceh&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNC8xOTM5MjUzMS9ibnBiLWphbGFuLW5hc2lvbmFsLWRpLWFjZWgtc3VkYWgtYmlzYS1kaWxhbHVpLXBlcmJhaWthbi1qZW1iYXRhbi1iZXJsYW5qdXQ=&q=BNPB: Jalan Nasional di Aceh Sudah Bisa Dilalui, Perbaikan Jembatan Berlanjut§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Abdul menambahkan, perbaikan jembatan terus dilakukan, termasuk pemasangan jembatan Bailey di sejumlah lokasi.
Hal ini juga dilaporkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat Presiden Prabowo Subianto meninjau wilayah Aceh Tamiang.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah memfokuskan kesiapan menjelang hari pertama masuk sekolah pada Senin (5/1/2026).
Baca juga: Update Korban Banjir Sumatera: 1.177 Tewas, 242.174 Orang Mengungsi
Pembersihan sekolah dan fasilitas kesehatan, termasuk RSUD, masih terus dilakukan.
“Meskipun secara umum ini layanan sudah berfungsi,” ungkap Abdul.
Upaya penyediaan air bersih juga masih berjalan melalui mobil tangki, toren, hidran, dan sumur bor di sejumlah lokasi terdampak.
Pemerintah turut mendukung mobilisasi pasien dan warga yang membutuhkan perawatan lanjutan ke Banda Aceh maupun Medan dari daerah dengan akses terbatas.
Sebelumnya, BNPB mencatat sebanyak 1.177 orang meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kemarin rekapitulasi kita di cut-off pukul 16.00 itu 1.167, hari ini bertambah 10 menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia,” kata Abdul.
Ia menambahkan, pemutakhiran data korban terus dilakukan, termasuk verifikasi korban hilang.
Baca juga: Disdik Aceh Utara Terapkan Kurikulum Darurat untuk 279 Sekolah
Pada hari ini, terdapat pengurangan 17 nama dari daftar orang hilang berdasarkan pembaruan data dari desa, kecamatan, dan keluarga korban.
“Sehingga jumlah total rekapitulasi nama korban yang masih dalam daftar pencarian tim SAR gabungan itu 148 jiwa,” ucap dia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




