Sejumlah oknum suporter menyalakan dan melempar flare dari tribune di tengah laga Persis Solo vs Persita Tangerang dalam pekan ke-16 Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Minggu (4/1). Saat itu, Persis sedang tertinggal 1-3 dan laga sempat terhenti di menit 84.
Pantauan kumparan, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi); dan Wali Kota Solo, Respati Ardi; hadir langsung di tribune. Keduanya tetap menyaksikan laga sampai peluit panjang babak kedua dibunyikan.
Terkait insiden flare itu, oknum suporter dari tribune timur tampak mulai menyalakan flare dan melemparkan ke lapangan. Aksi tersebut diikuti suporter di tribun sisi utara, barat dan selatan. Belum diketahui pasti apa alasan mereka tapi boleh jadi karena performa Persis yang belum membaik dalam beberapa laga terakhir. Persis kini menjadi juru kunci klasemen.
Banyaknya flare yang dinyalakan membuat wasit menghentikan pertandingan pada menit 84 selama 2 menit karena jarak pandang pemain pekat penuh asap. Namun, laga bisa kembali dilanjutkan dan skor akhirnya tetap 1-3.
Gol Persita dicetak Matheus Alves (5') dan Aleksa Andrejic (14' & 41'). Sementara, gol Persis dicetak Gervane Kastaneer di menit 62.
Dengan hasil ini, Persita menempati urutan 5 dengan 28 poin. Di sisi lain, Persis tetap sebagai juru kunci dengan 7 poin. Pelatih Persis Solo Milomir Seslija, enggan berkomentar atas aksi suporter itu.
“Saya enggan berkomentar soal itu [flare suporter] karena bukan urusan saya,” ujar Milo dalam sesi konferensi pers, Minggu (4/1).
Pelatih Persita, Carlos Pena, pun senada. Namun, ia juga menegaskan bahwa aksi menyalakan flare tersebut membahayakan pemain.
"[Flare] berbahaya bagi pemain di lapangan. Ya bukan pekerjaan saya untuk mengontrol itu," kata Pena.




