Neuralink Siap Produksi Massal Implan Otak–Komputer pada 2026, Elon Musk Ungkap Langkah Besar Baru

pantau.com
2 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Perusahaan Neuralink milik Elon Musk mengumumkan rencana memulai produksi massal implan antarmuka otak–komputer pada tahun 2026, menandai fase baru dari pengembangan teknologi revolusioner ini menuju penerapan lebih luas.

Elon Musk menyampaikan pengumuman tersebut melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), seraya menjelaskan bahwa prosedur pemasangan implan akan beralih ke metode yang lebih sederhana dan hampir sepenuhnya otomatis.

Teknologi yang Dirancang untuk Bantu Pasien Lumpuh

Dalam unggahannya, Musk menyatakan bahwa implan Neuralink akan dirancang untuk menembus dura—lapisan pelindung otak—tanpa perlu mengangkatnya, guna meminimalkan risiko infeksi dan cedera.

“Neuralink akan mulai produksi massal perangkat antarmuka otak–komputer dan beralih ke prosedur operasi yang lebih sederhana dan hampir sepenuhnya otomatis pada 2026. Benang perangkat akan menembus dura tanpa perlu mengangkatnya. Ini adalah hal yang sangat besar,” tulisnya.

Implan ini ditujukan untuk membantu pasien dengan kondisi seperti cedera tulang belakang atau kelumpuhan berat agar dapat menjalani aktivitas digital secara mandiri.

Dengan teknologi ini, pasien dapat:

Bermain gim video

Menjelajah internet

Mengendalikan kursor mouse

Membuat unggahan di media sosial

Pasien Pertama Sudah Gunakan Implan untuk Main Game dan Kendalikan TV

Pada November tahun lalu, Neuralink mengumumkan bahwa mereka telah menanamkan chip otak ke dalam tubuh 12 pasien dengan kelumpuhan berat.

Salah satu pasien, Noland Arbaugh, menjadi orang pertama yang menerima implan tersebut dan telah berhasil menggunakannya untuk bermain Mario Kart, mengendalikan televisi, serta mengoperasikan peralatan rumah tangga tanpa harus menggerakkan tubuhnya.

Dalam unggahan terpisah, Musk menambahkan bahwa teknologi Neuralink dapat berperan dalam memulihkan fungsi tubuh secara penuh.

“Neuralink pada dasarnya dapat menjembatani komunikasi dari korteks otak, melewati bagian leher atau tulang belakang tempat saraf mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Teknologi N1: Antarmuka Otak–Komputer dengan 1.024 Elektroda

Teknologi ini pertama kali diumumkan pada 2022 dan diberi nama N1.

Chip N1 memiliki 1.024 elektroda yang terhubung ke otak melalui 64 benang sangat halus yang dirancang untuk membaca dan menyalurkan sinyal otak secara presisi.

Dengan rencana produksi massal pada 2026, Neuralink kini berada di garis depan inovasi brain–computer interface yang dapat membuka jalan baru bagi rehabilitasi neurologis dan integrasi manusia–teknologi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Anung: Super Flu Belum Masuk Jakarta
• 15 jam lalufajar.co.id
thumb
Dilaporkan ke Polisi, Anrez Adelio Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Rajab: Ibadah Naik, Etika Lingkungan Turun
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Seorang Ibu Tewas Tertabrak Mobil saat Berjalan Kaki di Kalideres
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Mahathir Mohamad Alami Patah Tulang Usai Terjatuh, Dirawat Intensif di RS
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.