JAKARTA, DISWAY.ID - Teka-teki mengenai penyebab hancurnya rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Atalia Praratya akhirnya mulai tersingkap.
Di tengah derasnya isu miring yang menyeret nama-nama pesohor cantik, pihak kuasa hukum akhirnya membeberkan apa yang sebenarnya tertulis dalam materi gugatan cerai.
BACA JUGA:KPK Didesak Klarifikasi soal Transaksi Mencurigakan Rp349 Triliun Era Sri Mulyani yang Menguap Begitu Saja
BACA JUGA:Profil CN-235 Pesawat Buatan Indonesia yang Digunakan Amerika Serikat dalam Operasi Venezuela
Belakangan ini, publik memang dibuat heboh dengan "cocoklogi" netizen yang menghubungkan Ridwan Kamil dengan artis Aura Kasih (AK) hingga sosok Lisa Mariana (LM).
Mulai dari urusan pantun dinas hingga kepemilikan motor Vespa kuning yang dianggap serupa, bola liar isu perselingkuhan ini terus menggelinding panas di media sosial.
Namun, benarkah ada kehadiran orang ketiga di balik keputusan mengejutkan Atalia Praratya?
BACA JUGA:Ramalan Hard Gumay 2026, Nasib Ridwan Kamil, Dugaan Perselingkuhan dengan Aura Kasih dan Nama Baik
BACA JUGA:Taji OJK Diuji Kala Nasabah Indodax Meradang atas Dugaan Pelanggaran Aset Kripto!
Menanggapi spekulasi yang terlanjur liar, Wenda Aluwi selaku Kuasa Hukum Ridwan Kamil memberikan klarifikasi. Secara tegas, ia menyatakan bahwa segala tuduhan keterlibatan pihak ketiga hanyalah isapan jempol belaka.
"Prinsipnya, di dalam gugatan yang disampaikan oleh tim kuasa hukum Ibu Atalia ini tidak ada nama lain. Tidak ada inisial AK, LM, atau siapa lagi yang beredar. Cuma ada Pak RK dengan Ibu Atalia," ungkap Wenda kepada awak media, Minggu 4 Januari 2026.
Wenda menjelaskan bahwa hubungan antara kliennya dengan Aura Kasih yang sering disorot netizen hanyalah sebatas relasi profesional. Menurutnya, pertemuan mereka dalam satu frame acara adalah hal yang wajar bagi sesama figur publik.
BACA JUGA:Mahfud MD soal KUHAP Baru: Rawan Terjadi Jual-Beli Perkara!
Bukan karena kehadiran "perempuan idaman lain" (PIL), Wenda membeberkan bahwa alasan murni gugatan cerai tersebut adalah masalah internal yang sudah berlangsung lama.
Pemicu utamanya adalah perselisihan atau percekcokan yang terjadi secara terus-menerus dan tak kunjung menemui titik temu.
- 1
- 2
- »




