MALANG (Realita)- Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor di dua titik di Desa/Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Sabtu (3/1/2026) malam.
Akibatnya, akses jalan yang biasa digunakan warga terputus.
Baca juga: Tanah Longsor Timbun 4 Orang
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, kejadian ini terjadi sekira pukul 21.10 WIB.
"Awalnya hujan deras yang terjadi sejak pukul 16.00 WIB hingga malam hari."
"Hujan memicu terjadinya longsor di dua tempat," kata Sadono, Minggu (4/1/2025).
Titik pertama, longsor terjadi di Jalan Cokroaminoto tepatnya di tebing belakang rumah milik warga.
Kemudian titik kedua di Tembok Penyangga Tanah (TPT) di Dusun Pakem, Desa Wajak.
TPT yang longsor kurang lebih tingginya lima meter dengan lebar delapan meter.
Baca juga: Longsor Susulan Dekat Kutukan Sendi, BPBD Belum Pastikan Pembukaan Jalur Cangar–Pacet
"Kejadian ini mengakibatkan terganggunya akses jalan menuju rumah warga."
"Untuk bisa melintas warga harus memutar lewat persawagan yang jaraknya sekitar satu kilometer," terangnya.
Atas kejadian ini, pihak BPBD Kabupaten Malang telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat dan pemilik lahan untuk membuat jalur baru.
Kemudian, pihaknya juga menditribusikan kebutuhan mendesak kepada warga berupa, lima terpal, tiga dus air mineral, dua dus makanan tambahan gizi, makanan siap saji, lauk pauk, dan lainnya.
Baca juga: Banjir Longsor Sibolga: 5 Meninggal Dunia, 4 Orang Masih Hilang
Sementara, kondisi saat ini telah dilaksanakan pembersihan material longsor di dua titik dengan kerja bakti.
Warga membuka jalur baru di lahan warga yang jaraknya 40 meter dari titik longsor TPT.
"Akses jalan untuk di jalan cokroaminoto sudah selesai dilaksanakan pembersihan dan sudah bisa dilewati. 10 KK yang terdampak kini bisa melewati akses jalan yang dibuat warga" tegasnya.mad
Editor : Redaksi


