Harga Saham INET Turun ke 475 Imbas Rights Issue, Risiko Dilusi Investor 57%

katadata.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan harga teoritis saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sehubungan aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Dengan putusan itu harga saham INET pada perdagangan Senin (5/1) akan dibuka di Rp 472. 

Adapun rasio HMETD INET ditetapkan sebesar 3:4. Artinya setiap pemegang tiga saham lama berhak memperoleh empat HMETD untuk membeli empat saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 250 per saham.

BEI mencatat harga saham INET pada penutupan cum date di pasar reguler pada 2 Januari 2026 sebesar Rp 770 per saham. Dengan mengacu pada harga tersebut dan rasio HMETD, BEI menetapkan harga teoritis saham INET sebesar Rp 472,857. 

“Harga teoretis saham INET yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 5 Januari 2026 disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp 472,” demikian tertulis dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin (5/1).

Apabila dikalkulasikan, investor INET berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga sekitar 57% apabila tidak mengeksekusi HMETD. Selain itu, harga dasar baru saham INET ditetapkan sebesar 61,912.

Apabila menilik harga saham INET pada Jumat (2/1) sahamnya bertengger di Rp 770 dan naik 1,32% dan kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 7,38 triliun. Secara performanya, secara year to date (ytd) sahamnya sudah melambung 1.015% dan melonjak 347% dalam enam bulan terakhir. 

Berdasarkan prospektus perseroan, INET akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,8 miliar saham baru biasa dengan nilai nominal Rp 10 per saham dengan harga pelaksanaan Rp 250 per saham. Perusahaan juga menargetkan dapat menghimpun dana mencapai Rp 3,2 triliun melalui aksi korporasi ini. 

Seiring dengan itu INET juga akan menerbitkan Waran Seri II  sebanyak-banyaknya 3,2 miliar waran.  Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.304.000.000 Waran Seri II akan melekat pada saham baru yang diterbitkan dalam PMHMETD I dan diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham yang melaksanakan haknya. Apabila seluruh Waran Seri II tersebut tuntas, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana hingga Rp 691,2 miliar. 

Adapun pemegang saham pengendali INET, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN) bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer). AKUN siap menyerap sisa saham porsi publik yang tidak diambil bagian, dengan jumlah maksimal mencapai 5.652.377.067 saham.

Berikut jadwal rights issue INET:
  • RUPSLB: 12 Juni 2025
  • Pernyataan Pendaftaran Efektif: 22 Desember 2025
  • Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum Rights) Pasar Reguler & Negosiasi: 2 Januari 2026
  • Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum Rights) Pasar Tunai: 6 Januari 2026
  • Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex Rights) Pasar Reguler & Negosiasi: 5 Januari 2026
  • Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex Rights) Pasar Tunai: 7 Januari 2026
  • Recording Date (DPS yang berhak atas HMETD): 6 Januari 2026
  • Distribusi SBHMETD: 7 Januari 2026
  • Pencatatan SBHMETD di BEI: 8 Januari 2026
  • Awal Perdagangan SBHMETD: 8 Januari 2026
  • Akhir Perdagangan SBHMETD: 22 Januari 2026
  • Periode Pelaksanaan HMETD: 8 Januari 2026 – 22 Januari 2026
  • Periode Penyerahan Saham Hasil HMETD: 12 Januari 2026 – 26 Januari 2026
  • Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan: 23 Januari 2026
  • Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan: 26 Januari 2026
  • Pengembalian Dana Pemesanan Saham Tambahan: 28 Januari 2026
  • Awal Perdagangan Waran Seri II: 8 Januari 2026
  • Akhir Perdagangan Waran Seri II Pasar Reguler & Negosiasi: 11 Juli 2028
  • Akhir Perdagangan Waran Seri II Pasar Tunai: 13 Juli 2028
  • Awal Pelaksanaan Waran Seri II: 13 Juli 2026
  • Akhir Pelaksanaan Waran Seri II: 13 Juli 2028
  • Akhir Masa Berlaku Waran Seri II: 13 Juli 2028

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepala BPBD Kini Tak Lagi Dijabat Sekretaris Daerah
• 29 menit laluidxchannel.com
thumb
Kalahkan Granada 3-1, Rayo Vallecano Lengkapi Daftar 16 Besar Piala Raja
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Amnesty: Prajurit TNI Bukan Satpam Kejaksaan
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Permendagri Baru: Jabatan Kepala BPBD Tak Lagi Dirangkap Sekda
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Kronologi Minibus Rombongan Guru Tabrak Truk di Tol Semarang, Penumpang Terlempar
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.