Penjualan tiket tersebut termasuk USD306 juta di dalam negeri dan USD777,1 juta di internasional sehingga total pendapatan mencapai USD1,083 miliar.
IDXChannel - Avatar: Fire and Ash meraup pendapatan lebih dari USD1 miliar di box office global dalam 18 hari penayangan.
Dilansir dari laman Variety Senin (5/1/2025), penjualan tiket tersebut termasuk USD306 juta di dalam negeri dan USD777,1 juta di internasional sehingga total pendapatan mencapai USD1,083 miliar.
Meski film ketiga ini melampaui angka USD1 miliar, namun sedikit lebih lambat dibandingkan pendahulunya, Avatar: The Way of Water tahun 2022 yang meraup USD1 miliar setelah 14 hari penayangan.
Film ini menjadi daya tarik utama di layar lebar dan menduduki puncak box office dalam tujuh pekan sehingga menjadi dua film terbesar dalam sejarah. Adapun petualangan Na’vi pertama menghasilkan USD2,9 miliar sementara sekuelnya menghasilkan USD2,3 miliar. Namun, apakah Avatar 3 memiliki daya tahan untuk melampaui pendapatan global sebesar USD2 miliar masih menjadi tanda tanya penikmat box office.
Sebelumnya, pada film Avatar pertama menghasilkan pendapatan sebesar USD2,1 miliar hanya dari pasar luar negeri, sementara sekuelnya menghasilkan USD1,65 miliar dari wilayah lainnya. Untuk film ketiga, wilayah luar negeri dengan pendapatan tertinggi berada China yang menghasilkan USD138 juta, Prancis sebesar USD81 juta, Jerman sebesar USD64 juta, dan Korea sebesar USD44 juta.
Avatar: Fire and Ash merupakan film ketiga Disney di tahun 2025 yang melampaui angka USD1 miliar, setelah Lilo & Stitch dan Zootopia 2. Film-film ini telah menutup tahun 2025 dan menghasilkan lebih dari USD6,58 miliar pendapatan global untuk pertama kalinya sejak Covid-19. Disney adalah studio terbesar dalam hal pangsa pasar, dengan pendapatan kotor yang melampaui para pesaingnya di box office.
(kunthi fahmar sandy)





