Penajam Paser Utara (ANTARA) - Penguatan fasilitas ekonomi rakyat menjadi perhatian dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
"Penguatan fasilitas ekonomi rakyat terus menjadi perhatian dalam pembangunan IKN," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut penataan wilayah IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin.
Otorita IKN memastikan fasilitas publik di wilayah calon ibu kota Indonesia, lanjut dia, yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dapat segera dimanfaatkan secara optimal.
Salah satu penguatan fasilitas ekonomi rakyat dengan melakukan penataan dan pembenahan Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melayani aktivitas perdagangan masyarakat di kawasan penyangga IKN.
Baca juga: Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun
"Pasar Sepaku telah direvitalisasi dan siap operasional diharapkan tercipta ekosistem ekonomi lokal yang lebih teratur dan berkelanjutan," katanya.
"Penataan dan pembenahan pasar bagian dari penguatan fasilitas publik di wilayah IKN difokuskan pada pemenuhan layanan dasar masyarakat," tambahnya.
Penataan dan pembenahan Pasar Sepaku untuk lebih menghidupkan aktivitas perdagangan masyarakat lokal sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pasar yang lebih baik menjadi tertata rapi, bersih, layak, aman dan nyaman.
Baca juga: Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN
Pasar Sepaku dapat menghidupkan kembali aktivitas perdagangan lokal, jelas dia, serta mendukung kebutuhan harian warga seiring perkembangan kawasan IKN.
Pasar Sepaku yang telah diperbarui dan menjadi pusat ekonomi masyarakat di wilayah itu, dilengkapi sarana pendukung yang lebih representatif, mulai dari penataan kios dan los dagang hingga peningkatan kualitas area publik, demikian Basuki Hadimuljono.
"Penguatan fasilitas ekonomi rakyat terus menjadi perhatian dalam pembangunan IKN," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut penataan wilayah IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin.
Otorita IKN memastikan fasilitas publik di wilayah calon ibu kota Indonesia, lanjut dia, yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dapat segera dimanfaatkan secara optimal.
Salah satu penguatan fasilitas ekonomi rakyat dengan melakukan penataan dan pembenahan Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melayani aktivitas perdagangan masyarakat di kawasan penyangga IKN.
Baca juga: Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun
"Pasar Sepaku telah direvitalisasi dan siap operasional diharapkan tercipta ekosistem ekonomi lokal yang lebih teratur dan berkelanjutan," katanya.
"Penataan dan pembenahan pasar bagian dari penguatan fasilitas publik di wilayah IKN difokuskan pada pemenuhan layanan dasar masyarakat," tambahnya.
Penataan dan pembenahan Pasar Sepaku untuk lebih menghidupkan aktivitas perdagangan masyarakat lokal sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pasar yang lebih baik menjadi tertata rapi, bersih, layak, aman dan nyaman.
Baca juga: Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN
Pasar Sepaku dapat menghidupkan kembali aktivitas perdagangan lokal, jelas dia, serta mendukung kebutuhan harian warga seiring perkembangan kawasan IKN.
Pasar Sepaku yang telah diperbarui dan menjadi pusat ekonomi masyarakat di wilayah itu, dilengkapi sarana pendukung yang lebih representatif, mulai dari penataan kios dan los dagang hingga peningkatan kualitas area publik, demikian Basuki Hadimuljono.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462886/original/001214100_1767592533-nad5.jpg)

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2021%2F04%2F21%2F20210421WEN3_1619001864.jpg)
