Bank UOB (BBIA) Tawarkan Obligasi Subordinasi Rp500 Miliar, Bunga 6,50%

wartaekonomi.co.id
2 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank UOB Indonesia Tbk (BBIA) menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp500 miliar. Penerbitan ini menjadi bagian Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV dengan target dana yang akan dihimpun Rp2 triliun. 

Obligasi subordinasi ini diterbitkan dengan tingkat bunga sebesar 6,50% per tahun berjangka waktu tujuh tahun. Bunga obligasi subordinasi dibayarkan setiap tiga bulan.

"Pembayaran bunga obligasi subordinasi pertama akan dilakukan pada 9 April 2026. Pembayaran bunga obligasi subordinasi terakhir akan dibayarkan bersamaan dengan pelunasan pokok obligasi subordinasi pada tanggal jatuh tempo, yaitu 9 Januari 2033. Pelunasan Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo," kata manajemen. 

Baca Juga: Yen Jepang Disebut Berisiko Terus Melemah, Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Mengancam Ekonomi

Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia. Sesuai dengan Surat No. 200/DIR/RATLTR/XI/2025 tanggal 14 Novemebr 2025 perihal Peringkat Privat PT Bank UOB Indonesia, PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat AA(idn) (Double A). 

"Seluruh dana yang akan diperoleh dari penawaran umum obligasi subordinasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk meningkatkan penyaluran kredit serta menjaga ketahanan permodalan dalam rangka pemenuhan POJK No.5 Tahun 2024," ujar manajemen. 

Baca Juga: Reliance Sekuritas Bakal Kawal IPO dan Obligasi di 2026

Berikut perkiraan jadwal penawaran umum obligasi BBIA! 

  • Masa Penawaran Umum: 5 – 6 Januari 2026 
  • Tanggal Penjatahan: 7 Januari 2026 
  • Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik: 9 Januari 2026 
  • Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 12 Januari 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengenal Jupiter dan Merkuri, Planet Terbesar dan Terkecil di Tata Surya
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Uniknya Istana Burung yang jadi Saksi Bisu Kekaisaran Ottoman di Turki
• 16 jam laluinsertlive.com
thumb
Bali dan Yogyakarta Minggir Dulu, Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan Pendapatan Pariwisata Tertinggi
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Panglima Angkatan Darat Malaysia Diganti Buntut Skandal Korupsi Militer
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Retret Berulang dan Konsekuensi Kabinet Gemuk Prabowo
• 6 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.