Bali dan Yogyakarta Minggir Dulu, Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan Pendapatan Pariwisata Tertinggi

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pariwisata sebagai bagian sektor strategis penting. Kehadiran pariwisata mampu mendorong pembangunan, penggerak, hingga peningkatan ekonomi Indonesia, baik berbasis nasional maupun daerah.

Merujuk dari Jurnal Pengembangan Sektor Pariwisata untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah di Indonesia karya Hasana Fadilla dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, kontribusi sektor pariwisata terus meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan pendapatan daerah setiap tahunnya.

Sementara Bali dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta selama bertahun-tahun dikenal menjadi ikon utama sektor pariwisata di Indonesia. Di mata wisatawan domestik maupun mancanegara, keindahan alam kedua provinsi ini sangat memukau.

Bali dan Yogyakarta mulanya memang memegang penuh peta pariwisata Indonesia. Uniknya, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara terus bergeser ke provinsi lain yang berhasil direbut oleh Jawa Tengah (Jateng).

Berdasarkan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS), Jateng resmi terpilih sebagai provinsi dengan total pendapatan ekonomi terbanyak dari sektor pariwisata.

Ribuan pengunjung padati destinasi wisata alam hutan pinus di Kudus, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Hal ini mengacu BPS melaporkan data periode Q4 2022 hingga Q3 2025 dengan perhitungan angka miliar US$. Catatan tersebut dari sektor pariwisata di 10 provinsi yang paling laku dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Data tersebut tercatat dalam trading economics yang menunjukkan sektor pariwisata Indonesia semakin meningkat. Tren peningkatan ini atas keberhasilan meraih pendapatan ekonomi pasca pandemi.

Dari data laporan BPS, daya tarik objek wisata komersial mencapai Rp11,63 triliun pada periode 2024. Sementara, pendapatan pariwisata Indonesia menyentuh angka US$5,2 miliar atau setara Rp93,92 triliun pada periode triwulan III 2025.

Hitungan mengenai pendapatan pariwisata Indonesia tersebut melalui beberapa bagian, yakni pendapatan utama dan lainnya. Hasil total pendapatan dari penjualan tiket menduduki peringkat tertinggi karena menyumbang sebesar 85,5 persen.

Sementara pendapatan lainnya dalam bentuk penjualan merchandise atau souvenir. Selain itu, pengelola wisata menyediakan penyewaan tempat berupa tempat rekreasi, atraksi, hingga tenant penyedia makanan/minuman.

Melalui pendapatan lain, sektor pariwisata juga sangat membantu warga lokal. Perekonomian warga sekitar terus mengalami peningkatan, selain hasil penjualannya untuk mendorong pendapatan objek wisata.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Maling di Ciledug Curi Kesempatan Gasak Motor Warga Saat Kebakaran
• 14 menit lalukumparan.com
thumb
Bersurat ke Polri, Forum Hakim Ad Hoc Bakal Demo di Istana
• 4 jam laluokezone.com
thumb
10 Rekomendasi Game Seru Terbaik 2026 untuk Android dan PC
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Satgas PKH Tindak Tegas 12 Perusahaan Nakal Penyebab Banjir Sumatra
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pilkada DPRD Jadi Soal, Buya Eson Desak SBY Tegur Prabowo
• 6 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.