Mungkin bagi sebagian orang masih asing dengan sayuran kecambah atau yang juga dikenal dengan sebutan sprouts. Namun, sayuran kecil ini termasuk salah satu superfood lantaran kaya nutrisi baik bagi tubuh.
Mengutip Food and Wine, salah satu sayuran kecambah yang direkomendasikan untuk pasien pradiabetes adalah broccoli sprout. Ya, kecambah brokoli mengandung nutrisi glukoraphanin yang ketika kita melumatnya dalam mulut akan menghasilkan sulforafan yang telah dikaitkan dengan manfaat antioksidan, anti-inflamasi, antipenuaan, dan antidiabetes.
“Sulforaphane (sulforafan) membantu mengurangi produksi glukosa di hati dan menurunkan stres oksidatif, yang mendukung sensitivitas insulin sehingga menjadi lebih baik,” jelas Vandana Sheth, RDN, CDCES, FAND, seorang ahli nutrisi nabati dan diabetes.
Hal ini juga telah dibuktikan dalam penelitian berjudul, "Effect of broccoli sprout extract and baseline gut microbiota on fasting blood glucose in prediabetes: a randomized, placebo-controlled trial" yang dipublikasi Februari 2025.
Lebih lanjut, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa hanya orang dengan jenis bakteri usus tertentu yang bisa merasakan manfaat makanan satu ini.
“Beberapa mikroba usus, termasuk strain Bacteroides, Lactobacillus, dan Bifidobacterium, membantu mengubah glukoraphanin menjadi sulforafan,” tambah Sheth.
Sayangnya mungkin kita akan kesulitan untuk mengetahui apa saja jenis bakteri dalam usus kita, kecuali melakukan tes khusus. Namun, Erin Davis, MS, RDN, CDCES, seorang ahli diet dan pendidik diabetes merekomendasikan untuk menambahkan pati resisten (seperti oat, kacang-kacangan, dan pisang hijau), makanan kaya polifenol (seperti cokelat hitam, beri, dan teh), dan makanan fermentasi (seperti kefir, kimchi, kombucha, dan yogurt) beberapa kali seminggu.
Dengan cara ini, menurutnya, bakteri di dalam usus kita jadi lebih beragam dan berkembang, sehingga manfaat mengonsumsi kecambah brokoli pun bisa kita rasakan.
Lantas, seberapa sering baiknya kita mengonsumsi kecambah brokoli?Meskipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi harian memberikan manfaat, sebagian besar ahli gizi sepakat bahwa menaburkannya ke atas makanan yang hendak kamu santap, beberapa kali dalam seminggu, sudah cukup.
Kamu bisa menaburkan kecambah brokoli ini ke atas hidangan salad, pasta, steak, bahkan hingga memasukkannya dalam sandwich sarapanmu. Kecambah sayuran ini memiliki rasa yang cenderung hambar. Kendati menurut Amy Kimberlain , MS, RDN, CDCES, seorang pendidik diabetes menambahkan, “Bentuknya mirip kecambah alfalfa dan rasanya lembut, sedikit pedas.”
Nah, untuk bisa lebih merasakan manfaat sayuran kecambah ini, para ahli juga menyarankan agar memperkaya menu makanan dengan sumber padatan nutrisi lain. Misalnya, kombinasikan brokoli sptrout dengan beberapa sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk memperkaya kandungan serat dalam makananmu. Jenis-jenis makanan tersebut juga membantu menurunkan gula darah tinggi.




