CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Awal tahun sering menjadi momen yang tepat untuk memperbaiki kondisi keuangan. Banyak orang mulai menyusun resolusi, termasuk menata ulang pengeluaran agar lebih terarah dan tidak boros di bulan-bulan berikutnya.
Perencanaan sejak awal tahun penting agar keuangan rumah tangga maupun pribadi tetap sehat dan berkelanjutan. Berikut beberapa tips mengatur keuangan awal tahun mengutip laman resmi Kementerian Keuangan.
1. Evaluasi Kondisi Keuangan Tahun Sebelumnya
Langkah pertama yang disarankan adalah melakukan evaluapsi keuangan tahun lalu. Catat total pemasukan, pengeluaran rutin, serta pengeluaran tidak terduga. Dengan evaluasi ini, kita bisa mengetahui pos mana yang paling banyak menyerap anggaran dan perlu dikendalikan.
Kemenkeu menilai evaluasi keuangan sebagai fondasi penting sebelum menyusun rencana anggaran baru.
2. Susun Anggaran Bulanan Secara Realistis
Setelah evaluasi, buat anggaran bulanan yang realistis sesuai kemampuan. Pisahkan kebutuhan wajib seperti makan, transportasi, pendidikan, dan tagihan rutin dari kebutuhan tambahan.
Menurut Kemenkeu, anggaran yang baik bukan sekadar menekan pengeluaran, tetapi memastikan setiap rupiah memiliki tujuan yang jelas.
3. Dahulukan Dana Darurat dan Tabungan
Awal tahun adalah waktu ideal untuk menetapkan target dana darurat. Idealnya, dana darurat disiapkan minimal 3–6 kali pengeluaran bulanan. Selain itu, sisihkan tabungan di awal menerima penghasilan, bukan dari sisa uang di akhir bulan.
Prinsip ini sejalan dengan edukasi keuangan Kemenkeu yang mendorong kebiasaan “menabung di awal”.
4. Batasi Pengeluaran Konsumtif
Godaan diskon awal tahun sering membuat pengeluaran membengkak. Kemenkeu mengingatkan agar masyarakat lebih bijak membedakan antara kebutuhan dan keinginan, terutama untuk pembelian berbasis impulsif.
Menunda pembelian dan membuat daftar prioritas bisa membantu menekan pengeluaran yang tidak perlu.
5. Manfaatkan Pencatatan Keuangan Digital
Kemenkeu juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk mencatat keuangan. Aplikasi pencatat keuangan membantu memantau arus kas secara harian dan membuat pengeluaran lebih transparan.
Dengan pencatatan rutin, kondisi keuangan akan lebih terkontrol dan mudah dievaluasi setiap bulan.
6. Tetapkan Tujuan Keuangan Tahunan
Menentukan tujuan keuangan, seperti biaya pendidikan, liburan, atau investasi, akan membuat pengelolaan uang lebih terarah. Tujuan yang jelas membantu meningkatkan disiplin dan konsistensi dalam mengatur keuangan.
Mengatur keuangan di awal tahun bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah strategis untuk menciptakan stabilitas finansial jangka panjang. Dengan evaluasi, perencanaan, dan disiplin, kondisi keuangan dapat lebih sehat dan siap menghadapi berbagai kebutuhan sepanjang tahun.




