TNI AU Salurkan 900 Ton Logistik Bencana dari Lanud Halim, Distribusi Fokus Aceh dan Sumatera

tvonenews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terus mengintensifkan misi kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatera. Hingga awal Januari 2026, TNI AU telah menyalurkan sekitar 900 ton bantuan logistik yang diberangkatkan dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Bantuan tersebut merupakan akumulasi distribusi logistik sejak fase awal bencana yang terjadi pada November 2025 lalu. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk menjangkau masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan bahwa misi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AU dalam mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

“Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sejak akhir November hingga saat ini untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar I Nyoman saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2026).

Distribusi dari Sejumlah Lanud Strategis

Dalam pelaksanaannya, bantuan logistik dari Lanud Halim tidak langsung seluruhnya dikirim ke titik bencana. TNI AU terlebih dahulu mendistribusikannya ke sejumlah pangkalan udara strategis di Sumatera yang berfungsi sebagai hub logistik.

Adapun pangkalan dan bandara tujuan pengiriman meliputi:

  • Lanud Soewondo, Medan

  • Lanud Sutan Sjahrir, Padang

  • Bandara Sibolga

  • Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru

  • Bandara Lhokseumawe

  • Bandara Rembele

Dari titik-titik tersebut, bantuan kemudian disalurkan ke lokasi terdampak menggunakan berbagai moda transportasi, baik melalui jalur darat maupun udara.

Helikopter Jadi Andalan di Wilayah Terisolasi

I Nyoman menjelaskan, distribusi menggunakan helikopter kerap menjadi pilihan utama dalam misi kemanusiaan ini. Hal tersebut disebabkan masih banyak jalur darat menuju lokasi bencana yang terputus akibat banjir besar dan tanah longsor.

“Kondisi geografis dan kerusakan infrastruktur membuat pengiriman lewat udara menjadi solusi paling efektif agar bantuan segera sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendukung distribusi udara, TNI AU mengerahkan sejumlah helikopter andalan, antara lain:

  • Helikopter EC-725/H225M

  • Helikopter AS 332 Superpuma

Helikopter-helikopter tersebut digunakan untuk mengangkut logistik langsung ke titik-titik pengungsian maupun wilayah yang sulit dijangkau kendaraan darat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ambisi Panas Trump di Kutub Utara: Incar Greenland, Denmark dan Warga Lokal Murka
• 19 jam lalusuara.com
thumb
SDF dan Pasukan Pemerintah Suriah Bentrok di Aleppo Utara
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Gunungan Sampah di Ciputat Tangsel Timbulkan Belatung Merayap ke Jalan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Jaksa Tuntut Darwanto Enam Bulan Penjara, Atas Kepemilikan Enam Landak Jawa di Madiun
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Syarat dan Cara Daftar Rekrutmen TNI AD 2026, Simak beserta Jadwalnya
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.