India Terus Beli Minyak Rusia, Trump Ancam Kembali Naikkan Tarif Impor

idxchannel.com
2 hari lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan akan kembali menaikkan tarif terhadap India.

India Terus Beli Minyak Rusia, Trump Ancam Kembali Naikkan Tarif Impor. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan akan kembali menaikkan tarif terhadap India jika New Delhi tidak memenuhi tuntutan Washington untuk membatasi pembelian minyak dari Rusia. 

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan saat berada di atas pesawat Air Force One.

Baca Juga:
Industri Lokal Terancam, China Berlakukan Tarif Tambahan 55 Persen untuk Impor Daging Sapi

“Modi adalah orang baik. Dia tahu saya tidak senang, dan penting untuk membuat saya senang,” kata Trump, dilansir dari Reuters, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan bahwa hubungan dagang kedua negara dapat terdampak besar apabila India tetap melanjutkan pembelian minyak Rusia dalam jumlah besar.

Baca Juga:
Trump Tunda Kenaikan Tarif Impor Furnitur

“Mereka melakukan perdagangan, dan kita dapat menaikkan tarif terhadap mereka dengan sangat cepat,” ujar Trump menanggapi pertanyaan terkait impor minyak Rusia oleh India.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Perdagangan India belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut. Sebelumnya, AS telah menggandakan tarif impor atas barang-barang asal India menjadi 50 persen tahun lalu sebagai sanksi atas pembelian minyak Rusia. Meski demikian, ekspor India ke AS justru melonjak pada November.

Baca Juga:
Meksiko Resmi Naikkan Tarif Impor, China dan RI Terdampak

Perdana Menteri India Narendra Modi telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Trump setidaknya tiga kali sejak tarif diberlakukan. Namun, diskusi tersebut sejauh ini belum menghasilkan kesepakatan konkret.

Sementara itu, Sekretaris Perdagangan India Rajesh Agrawal dilaporkan telah bertemu dengan Wakil Perwakilan Dagang AS Rick Switzer di New Delhi bulan lalu untuk membahas hubungan perdagangan dan ekonomi bilateral kedua negara. (Reporter: Nasywa Salsabila) (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi I Naik ke 8.946, Saham Emiten Nikel INCO, NCKL hingga DKFT Melesat
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Masih Tahap Finalisasi, Anggaran Bencana APBN 2026 Diproyeksi Capai Rp60 Triliun
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
PTBA Beri Respons Soal Wacana Penerapan Bea Keluar Batu Bara
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Cek Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 7 Januari 2026, Yuk Buruan Datang!
• 6 jam laludisway.id
thumb
Sidang Nadiem Dijaga TNI, Mahfud MD Akui Terkejut: Baru Pertama Kali Saya Lihat
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.