Grid.ID - Dedi Mulyadi beri apresiasi ojol yang nyaris dibegal di Cikarang Timur. Sang Gubernur bantu lunasi cicilan motor korban.
Seorang pengemudi ojek online (ojol) nyaris menjadi korban begal di kawasan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 02.09 WIB. Dalam video yang beredar, korban terlihat berteriak saat dibuntuti sejumlah terduga pelaku.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan korban menghentikan motornya lalu berlalu meninggalkan kendaraan. Salah satu terduga pelaku sempat mencoba membawa kabur motor korban.
Namun, situasi berubah setelah teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Para pelaku kemudian panik dan mengurungkan aksinya.
Kanit Reskim Polsek Cikarang Timur, IPTU Arnandha mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku. Dia menambahkan, polisi akan meminta keterangan korban dan kembali menyusuri lokasi kejadian.
“Sudah kita lagi dalemin, sudah ada indikasi terduga pelakunya. Cuma belum didapatkan bukti-bukti lainnya,” ungkap Arnandha, dilansir dari Kompas.com.
“Masih lidik anggota. Mungkin sore ini mau bertemu dengan korban, sore ini saya juga pimpin sisir TKP lagi,” ungkapnya.
Arnandha mengatakan bahwa jumlah pelaku diduga tiga hingga empat orang dan membawa senjata tajam. Dia menyebut pihak polisi telah berkoordinasi dengan kelurahan dan Dinas Perhubungan terkait kondisi penerangan jalan di lokasi kejadian.
“Iya golok dan celurit kecil ciri khas, kira-kira 3-4 orang mereka jala,” jelas Arnandha.
“Kami akan tindak lanjuti maksimal, sekaligus memberikan bantuan moral moril terhadap korban serta berkomunikasi ke lurah dan dishub terkait penerangan jalan raya,” ungkapnya.
Baru-baru ini, ojol yang nyaris dibegal itu mendapatkan kesempatan untuk berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Momen ini terlihat dalam video yang diunggah dalam akun Instagram politisi partai Gerindra itu.
Dalam postingan tersebut, Dedi Mulyadi beri apresiasi ojol yang nyaris dibegal itu. Korban yang diketahui bernama Saeful itu ternyata merupakan pekerja di pabrik keramik yang melakukan usaha sambilan sebagai ojol.
"Aksi heroik Bang Saiful hadapi begal patut diapresiasi," tulis Dedi Mulyadi.
Saat kejadian, Saeful dalam perjalanan untuk pergi ke rumah sakit lantaran mertuanya yang disebut tengah dirawat di sana. Saeful kemudian mengatakan bahwa di jalan, dia kemudian dihadang oleh empat pelaku yang mengendarai dua motor.
Saeful awalnya mengira bahwa mereka merupakan rekan ojolnya sampai akhirnya salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam. Setelah itu, korban berusaha untuk kabur, namun nahas dia terkena bacokan pelaku di punggung.
"Pas mau lari sempat kepikiran buat nyabut kunci motor. Tapi ngga bisa keburu diserang," ujar Saeful.
Dia menjelaskan bahwa dari empat pelaku, dua orang tetap berada di atas motor, satu orang menyerangnya dan yang lain fokus untuk mengambil motornya. Korban sempat berusaha melawan begal itu sampai akhirnya warga berdatangan dan empat orang pelaku itu kabur.
Selanjutnya, untuk luka yang dialami Saeful lalu dirawat oleh istrinya dengan menggunakan obat tradisional. Dedi Mulyadi kemudian menanyakan perihal cicilan dari motor milik Saeful tersebut yang ternyata masih dua kali lagi untuk lunas.
"Ya udah itu cicilan dua bulan saya lunasin. Nanti kirimin nomor rekeningnya. Jadi ngga usah nyicil itu yang dua bulan udah lunas," sebut Dedi Mulyadi. (*)
Artikel Asli



