JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro ditangkap oleh militer Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.
China dan Rusia mengecam keras aksi Amerika Serikat tersebut karena dinilai melanggar hukum internasional.
"Sehubungan dengan informasi yang telah dikonfirmasi mengenai keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya di AS, kami menyerukan kepada pimpinan AS untuk meninjau kembali posisi ini dan membebaskan presiden terpilih yang sah dari negara berdaulat beserta istrinya," tulis Kementerian Luar Negeri Rusia melalui akun X resminya @mae_rusia pada Minggu (4/1/2026).
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan selamat atas keberhasilan operasi militer tersebut kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Juga: Kesaksian Prajurit Venezuela saat Serangan Amerika Serikat: Bom Jatuh di Dekat Saya...
#presidenvenezuela #nicolasmaduro #as #trump #rusia #china #israel
Penulis : Aditya-Pramana
Sumber : Kompas TV
- rusia
- china
- trump
- maduro
- venezuela
- israel





