2 Emiten Jumbo Bakal IPO Kuartal I 2026, Titan Infra dan Neo Energy Bersiap?

katadata.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan kisi-kisi perusahaan yang akan menggelar penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2026. Dalam rencana, dua emiten berskala jumbo yang masuk ke dalam light house company juga tercatat bakal mencatatkan sahamnya atau initial public offering (IPO) kuartal pertama 2026 ini. 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna mengatakan, kedua perusahaan tersebut berasal dari dua sektor. Sementara itu, dia menyebut terdapat tujuh perusahaan yang ada di pipeline atau antrean yang di luar lighthouse company untuk tahun 2026.

Lighthouse ada 2. Yang ada itu sektor infrastruktur dan mining,” kata Nyoman ketika ditemui usai penutupan perdagangan BEI di Main Hall, Selasa (30/11).

Lighthouse company merupakan perusahaan mercusuar yang umumnya memiliki dua karakteristik, yaitu minimum kapitalisasi pasar sebesar Rp 3 triliun dan porsi saham publik atau free float minimal 15%.

Dari sektor energi, sinyal IPO Titan Infra Sejahtera seiring dengan sejumlah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan. IPO perusahaan infrastruktur tambang itu bahkan sempat digadang digelar pada 2025 lalu. 

Rencana Titan Infra untuk melantai di BEI sebelumnya sempat disampaikan perusahaan dalam salah satu pemberitaan yang dimuat di laman resmi. Tak hanya itu rencana IPO ini juga sudah diungkap pada 2024, dengan target melepas 10% saham.   

Selain itu sejumlah sekuritas pun disebut-sebut akan mengawal IPO penguasa jalur batu bara di sumatra tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar di pasar modal, IPO Titan Infra disebut akan dikawal oleh salah satu sekuritas yang sebelumnya menangani IPO PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). 

Katadata.co.id mencoba mengonfirmasi terhadap isu yang beredar kepada sejumlah sekuritas. Salah satu sekuritas yang mengawal IPO CDIA adalah Henan Putihrai Sekuritas. Senior Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas James Widjaja menyatakan belum dapat memberikan komentar terkait keterlibatan pihaknya dalam rencana IPO Titan Infra.  

Sementara itu, BCA Sekuritas juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengawal IPO Titan Infra. Presiden Direktur BCA Sekuritas Mardy Susanto belum menjawab pesan konfirmasi yang dikirimkan penulis sampai berita ini terbit. 

Direktur Utama Titan Infra Sejahtera Suryo Suwignjo mengatakan, meski harga batu bara global menurun, perusahaan tetap melanjutkan ekspansi terukur. Suryo menambahkan, kinerja Titan Infra menunjukkan tren positif pada lima bulan pertama tahun 2025.

"Reputasi dan brand awareness perusahaan yang semakin kuat di industri batu bara menjadi modal besar dalam menghadapi rencana IPO pada 2025,” kata Suryo seperti dikutip dari laman resmi perusahaan. 

Neo Energy 

Sinyal IPO lainnya juga datang dari perusahaan pertambangan PT Anugrah Neo Energy Materials. Perusahaan yang berkantor kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan ini disebut tengah bersiap untuk IPO di BEI. 

Berdasarkan rumor pasar, Neo Energy disebut tengah melaksanakan proses Pre-Deal Investor Education (PDIE).  Menurut kabar yang beredar itu juga menyebut raksasa baterai ternama sekaligus mitra strategis Volkswagen Group asal Cina, Gotion High-Tech akan resmi bergabung sebagai mitra strategis Neo Energy.   

Skemanya Gotion dikabarkan akan mengambil porsi saham pada proyek HPAL (High-Pressure Acid Leaching) milik ANEM. Perusahaan juga akan menyediakan transfer teknologi dan jaminan pembelian (offtake) untuk produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).  Selain itu, Gotion juga disebut akan bertindak sebagai standby buyer dalam rencana IPO ANEM. 

Namun hingga saat ini belum diketahui berapa besaran porsi dan nilai investasinya. Perusahaan juga belum menyampaikan jadwal hingga berapa jumlah saham yang ditebar saat IPO.  

Katadata.co.id sebelumnya sudah berupaya mendapatkan konfirmasi dari manajemen Neo Energi mengenai kabar IPO perusahaan. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi resmi yang disampaikan. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Latihan Perdana Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares Bicara Malut United
• 9 jam lalubola.com
thumb
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
• 12 jam lalumerahputih.com
thumb
GoPay Lindungi Pengguna dengan Jaminan Saldo Kembali
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Polresta Yogyakarta Gerebek Ruko di Sleman, Diduga Markas Online Scam Internasional
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tes Kepribadian: 4 Cara Pegang Ponsel Bisa Ungkap Sifat Tersembunyi
• 18 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.