ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 8 Persen

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

PT ASDP Indonesia Ferry secara kumulatif melayani 3,4 juta penumpang di 15 lintasan pantauan nasional selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Angka ini meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, total kendaraan tercatat 850.426 unit, atau naik 6,7 persen, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat sekaligus efektivitas pengelolaan operasional penyeberangan nasional.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, selama periode tersebut layanan penyeberangan berlangsung aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah. "Kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy juga berperan penting dalam menjaga keteraturan layanan,” ujar Heru dalam Penutupan Posko Angkutan Nataru di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (5/1).

Penguatan layanan tersebut tercermin pada kinerja harian. Berdasarkan data Posko ASDP selama H+10 (4 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dengan realisasi 204.069 penumpang, meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi kendaraan, realisasi roda dua mencapai 21.478 unit atau naik 65,3 persen. Kendaraan roda empat tercatat 19.541 unit, tumbuh 4,9 persen, sedangkan bus mencapai 1.650 unit atau naik 5,4 persen.

Sementara itu, truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7 persen, sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama periode Nataru. Secara keseluruhan, 51.839 unit kendaraan telah menyeberang pada H+10, meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kenaikan penumpang dan mayoritas segmen kendaraan menunjukkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan. Ke depan, penguatan berkelanjutan akan difokuskan pada lintasan utama sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran.

ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sejak jauh hari, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal. Komitmen menjaga kelancaran dan kualitas layanan akan terus dilakukan, tidak hanya selama Nataru, tetapi sepanjang tahun, guna memastikan konektivitas antarpulau tetap terjaga bagi masyarakat Indonesia.

Sejalan dengan capaian tersebut, Kementerian Perhubungan secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta melakukan evaluasi bersama para stakeholders.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat gangguan ekstrem yang berdampak signifikan. Ia menilai Posko Nataru menjadi cerminan kuatnya sinergi antarkementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi referensi penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jangan Normalisasi Tindakan AS ke Venezuela, Jimly Asshiddiqie: Semua Negara Harus Bersiap
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
Modus Pabrik Narkoba di Apartemen Jakut, Happy Water Dikemas Produk Minuman Berasa
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Reza Artamavia Puji Sikap Aaliyah Massaid sebagai Seorang Ibu
• 4 jam laluinsertlive.com
thumb
Antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, Siapa yang Berpeluang Besar Jadi Pemenang Super League 2025/2026?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Akta Perdamaian Jadi Kunci Penyelesaian Lahan Double Track Wonokromo–Sepanjang
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.