Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons Amerika Serikat (AS) yang menyerang dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Purbaya menyinggung peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Hukum dunia agak aneh sekarang. Jadi kalau kita lihat negara bisa nyerang negara lain yang berdaulat, dan seperti bisa get away dari pengawasan PBB. Jadi PBB-nya amat lemah sekarang," kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Purbaya menilai konflik AS vs Venezuela itu tidak berdampak langsung bagi Indonesia mengingat letak geografisnya yang jauh. Ditambah Venezuela yang sudah tidak aktif di pasar minyak dunia. Ia mengingatkan agar Indonesia selalu menjaga kedaulatan.
"Venezuela udah lama ngga terlalu aktif di pasar minyak dunia juga kan, terbatas ininya, kapasitas produksinya," ujarnya.
"Itu kan jauh dari negara kita. Jadi gini artinya kita mesti selalu menjaga kekuatan kita, gitu aja," lanjut Purbaya.
(eva/maa)



