Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Kuala Lumpur
Langkah Ganda Campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti di babak 32 besar Malaysia Open 2026.
Mereka harus mengakui keunggulan pasangan unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, dengan skor 12-21, 17-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, 6 Januari 2026.
Felisha mengakui performa yang ditampilkan jauh dari standar permainan yang diharapkan. Ia menilai tekanan justru menjadi faktor utama yang membuat permainannya tidak berkembang.
“Performa hari ini jauh banget dari harapan, jelek sekali. Saya banyak melakukan error, pergerakan juga tidak nyaman. Mungkin karena terlalu menggebu-gebu ingin menang, malah jadi pressure ke diri sendiri,” ujar Felisha dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Selasa, 6 Januari 2026.
Menurutnya, salah satu pekerjaan rumah terbesar ke depan adalah bagaimana mengembalikan performa saat permainan tidak berjalan baik sejak awal pertandingan.
“Evaluasinya kami harus cari cara supaya performa bisa balik lagi maksimal. Kalau awal match kurang bagus, kami harus bisa menemukan feeling main lagi di tengah pertandingan. Situasi seperti ini pasti akan muncul lagi di turnamen ke depan,” ucap Felisha.
Felisha juga menilai aspek teknis masih perlu banyak pembenahan di semua sektor permainan. Hal senada disampaikan Jafar. Ia mengakui permainan pasangan Indonesia tidak terkontrol, terlebih menghadapi lawan yang memang belum pernah berhasil mereka kalahkan.
“Kami belum pernah menang dari mereka. Tadi ingin coba lagi di tahun yang baru, tapi mainnya tidak terkontrol. Jadi tidak yakin dan banyak mati sendiri,” kata Jafar.
Jafar juga memberikan apresiasi kepada permainan Chen/Toh yang dinilainya tampil solid sepanjang laga.
“Selain itu, Chen/Toh juga bermain sangat bagus hari ini,” tutur Jafar.
Meski demikian, Tim Bulutangkis Indonesia masih menyisakan delapan wakil lagi dalam turnamen pembuka tahun 2026 ini.
Selain Jafar/Felisha, ganda campuran juga menurunkan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Pada sektor tunggal putra, Indonesia mengandalkan Jonatan Christie yang berstatus unggulan keempat, serta Alwi Farhan.
Sementara di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani tampil sebagai unggulan keenam. Sektor ganda putra diisi tiga pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menempati unggulan keenam, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Ishafani sebagai unggulan kedelapan, serta pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Di sektor ganda putri, Indonesia menurunkan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Editor: Redaktur TVRINews




