Pemkot Bandung Targetkan Kelola 30 Persen Timbulan Sampah

republika.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BANDUNG — Kota Bandung menargetkan pengelolaan sekitar 30 persen timbulan sampah pada Februari 2026 seiring keterbatasan kuota pengiriman ke TPA Sarimukti. Dari total timbulan sekitar 1.500 ton per hari, pemerintah kota menargetkan hampir 500 ton dapat ditangani di dalam kota.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, capaian tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah sekitar 70 persen atau hampir 1.000 ton sampah per hari.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Wali Kota Bandung Umumkan Risiko Darurat Sampah Mulai 12 Januari
  • Sampah di Malam Perayaan Tahun Baru di Bandung Capai 63,76 Ton
  • Bupati Sigi Pelajari Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Makassar

“Artinya, dari total timbulan sampah sekitar 1.500 ton per hari, hampir 500 ton dapat ditangani, meskipun masih menyisakan pekerjaan rumah sekitar 70 persen atau hampir 1.000 ton per hari,” ujar Farhan di Bandung, Senin (5/1/2026).

Farhan menjelaskan, pengelolaan sampah saat ini telah mendekati 20 persen atau sekitar 320 ton per hari yang ditangani dan dimusnahkan melalui teknologi yang tersedia. Pemerintah kota menilai peningkatan kapasitas perlu dilakukan secara bertahap.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menegaskan penanganan sampah tidak memiliki satu solusi tunggal dan membutuhkan langkah terstruktur serta berkelanjutan. “Tidak ada satu solusi ajaib dalam penanganan sampah. Dibutuhkan langkah-langkah yang terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Untuk memperkuat pengelolaan dari sumber, Pemkot Bandung akan meluncurkan program petugas pemilah dan pengolah sampah dengan satu petugas di setiap RW. Program ini menyasar edukasi dan pendampingan warga agar memilah sampah sejak dari rumah.

Sebanyak 1.597 petugas akan diterjunkan dengan target setiap RW mampu mengurangi minimal 25 kilogram sampah organik per hari, yang nantinya diangkut terpisah dari sampah anorganik atau residu.

“Jika target ini tercapai di seluruh RW, Kota Bandung berpotensi mengurangi hingga 40 ton sampah organik per hari yang sebelumnya dibuang ke TPA,” ujar Farhan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Unisba dan BKSWI Dukung Sekolah Darurat Dharma Patra di Aceh Tamiang
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bapanas Tegaskan Tidak Ada Impor Jagung pada 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
10 Jam Diperiksa, Wagub Babel Hellyana Dicecar 25 Pertanyaan soal Kuliah
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Densus: Anak Terpapar Kekerasan Ekstrem Berencana Ledakkan Kelas
• 4 jam laludetik.com
thumb
Spanyol: Aksi Trump Jelas-Jelas Ilegal
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.