Para pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) akan mengenakan seragam baru di 2026 ini. Seragam itu merupakan Pakaian Dinas Harian (PDH) 1, yang pertama kali dipakai pada Senin (5/1), saat acara penguatan Menteri Imipas Agus Andrianto kepada jajaranya.
"Penguatan awal tahun ini punya makna yang penting bagi seluruh jajaran, karena pada saat ini, kita menggunakan seragam baru, seragam ini tentu mengingatkan kita pada rekan-rekan sekalian, pada saat yang lalu, yang pernah digunakan di lingkungan Dirjen Imigrasi," kata Agus, saat penguatan.
Seragam baru yang dipakai berwarna putih, dengan dua saku di dadanya. Lalu, ada tanda kepangkatan di pundak para pegawai tersebut.
Di sebelah kiri lengan seragam, terdapat logo Kementerian Imigrasi dam Pemasyarakatan, dan sebelah kanan lengan untuk logo direktorat masing-masing. Celana atau rok pegawai berwarna hitam polos.
Agus berharap, seragam ini mempererat dan mendukung kinerja para pegawainya.
"Saya pesan kepada rekan-rekan untuk jaga marwah institusi, jabatan dan seragam, gunakan amanah dan jabatan, ini merupakan kekuatan yang dititipkan Allah kepada kita sekalian, untuk memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara," kata Agus.
Singgung Kesetaraan Pangkat, Pembawa Acara Dapat Kenaikan PangkatSelain berbicara soal seragam baru dan poin-poin aksi kementerian serta penguatannya, Agus juga menyoroti kesetaraan pangkat para pejabatnya.
"Ada satu lagi yang kelupaan, ini pangkatnya beda-beda, tadi saya sudah bisik-bisik sama pak wamen, kayanya ini pejabat struktural harus sama pangkatnya," ucap Agus.
"Ada yang bintang 2 ada yang bintang 1 kalau dirjen dari luar, enggak punya pangkat, bagaimana lagi ini pangkatnya," imbuhnya.
Agus lalu melihat para jajarannya. Ia bercanda dengan salah satu pejabatnya.
"Ah, ini bintang 2 pangkatnya, ini bintang 1, mau bintang 1 atau 2?," tanya Agus.
"Bintang 2, pak," jawab pejabat itu.
Tak hanya para pejabat struktural, Agus juga menyinggung pembawa acaranya. Si pembawa acara itu berpangkat atau golongan 2B.
"Kasih percepatan 1 kali, ya pak asep, karena jadi pembawa acara itu bukan gampang. Enggak papa juga. Kasih penghargaan itu," tutup Agus.




