Pemuda Asal Gowa Tewas Dikeroyok saat Malam Pergantian Tahun di Makassar, Polisi Ringkus 6 Tersangka

fajar.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Polrestabes Makassar akhirnya mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda asal Kabupaten Gowa, Muh. Fiqri Syahrul (19), yang terjadi di malam pergantian tahun baru di Kota Makassar.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Dari jumlah itu, lima orang merupakan pelaku dewasa, sementara satu lainnya masih di bawah umur.

Seperti diketahui, peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (1/6/2026) sekitar pukul 00.10 Wita, di Jalan Kerung-Kerung, Kecamatan Makassar. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menjelaskan bahwa keenam tersangka masing-masing berinisial Reza (20), Fandi (18), MR (15), Muhammad Resky alias Ikki (18), Febriadi Muhammad Saldi alias Saldi (20), serta Jodiawan Muhammad Anwar Alimin T (25).

“Untuk kasus penganiyaan di muka umum secara bersama-sama yang menyebabkan meninggal dunia. Ini dilakukan oleh kurang lebih 6 orang dan 1 orang di antaranya adalah di bawah umur,” ujar Arya kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Arya mengungkapkan, insiden bermula pada Selasa malam, 31 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat itu, korban bersama rekannya tengah duduk di pinggir jalan sambil menyaksikan warga yang bermain petasan menyambut pergantian tahun.

Di lokasi kejadian, sempat terjadi perang petasan antara dua kelompok warga, yakni kelompok Maccini dan kelompok Santaria. Situasi tersebut memicu ketegangan di tengah keramaian malam tahun baru.

“Ini berlangsung pada tanggal 31 Desember terjadi pada saat mereka sedang main petasan, lalu ada tawuran antar warga sehingga terjadi penganiayaan,” ucapnya.

Korban kemudian berdiri dari tempat duduknya setelah melihat lapak jualan milik temannya terkena lemparan petasan.

Merasa tersinggung, korban mendatangi kelompok yang diduga sebagai pelaku pelemparan tersebut untuk menegur.

Adu mulut pun tak terelakkan. Pertengkaran singkat itu kemudian berubah menjadi aksi kekerasan, di mana para pelaku secara bersama-sama menganiaya korban.

Dalam kejadian tersebut, salah seorang pelaku diduga menikam korban menggunakan senjata tajam.

Tusukan mengenai bagian punggung serta kepala belakang korban, menyebabkan luka serius yang berujung pada kematian.

“Motifnya karena ketersinggungan. Berawal dari konflik kecil saat perang petasan,” Arya menuturkan.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan seluruh terduga pelaku.

Saat ini, keenam tersangka telah ditahan di Mapolrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam pengeroyokan tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3, Pasal 351 ayat (3), serta Pasal 338 KUHPidana.

“Untuk pasal yang diterapkan, karena memang pada saat itu masih tahun 2025 jadi kami masih menggunakan KUHP lama, yakni pasal 170 KUHP 351 dan 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Arya.

Sebelumnya, F (19) meregang nyawa usai menjadi korban pengeroyokan brutal di Jalan Kerung-Kerung, Kota Makassar, Rabu (31/12/2025) malam.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat F datang mengunjungi pacarnya yang sedang berjualan di pinggir jalan.

Keduanya berniat menghabiskan malam tahun baru bersama, di tengah suasana kota yang semula tampak meriah.

Kabarnya, kawasan tersebut dipadati warga yang menyalakan kembang api dan petasan menyambut pergantian tahun.

Namun, suasana kondusif itu mendadak berubah ketika letusan petasan memicu keributan antarkelompok warga.

Diduga, salah satu kembang api melesat ke arah lapak tempat pacar korban berjualan. Saat itu, F diketahui tengah duduk di sekitar lokasi.

Merasa tidak terima, F kemudian bangkit dan mendatangi sekelompok orang untuk menegur arah tembakan petasan tersebut. Namun, teguran itu justru berujung petaka.

Bukannya mendapat respons baik, F malah menjadi sasaran pengeroyokan. Sejumlah orang yang berada di lokasi langsung mengeroyok korban secara membabi buta.

Korban mengalami pukulan bertubi-tubi hingga tubuhnya dipenuhi luka lebam.

Bukan hanya itu, F juga disebut mengalami luka tikaman di bagian pinggang yang membuat kondisinya semakin kritis.

Akibat luka parah yang diderita, nyawa F tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi serta mengevakuasi jasad korban untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Sepupu korban, Rifki Andiki, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian itu berlangsung tepat di malam pergantian tahun.

“Kejadiannya pas malam pergantian tahun. Sepupu saya dikeroyok gara-gara itu petasan lari ke tempat jualan pacarnya. Saya bilang tapi dia terus lari sampai di perbatasan,” ujar Rifki, Kamis (1/1/2026).

Rifki mengaku menyaksikan langsung korban dikeroyok oleh banyak orang. Ia menyebut sebagian pelaku membawa senjata tajam.

“Korban sepupu saya. Ada tujuh orang yang mengeroyok. Saya datang ke sini untuk menemani sepupu ke tempat pacarnya rayakan tahun baru,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah terduga pelaku pengeroyokan. Mereka diduga terlibat dalam aksi tawuran yang pecah di lokasi kejadian.

Polisi juga memeriksa beberapa saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara guna mendalami peran masing-masing pihak serta mengungkap motif di balik pengeroyokan yang merenggut nyawa korban. (Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gubernur Akmil berikan pengarahan perwira remaja  2025
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Survei Ungkap Banyak Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Kebingungan, Ada Apa?
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Mentan Cabut 2.300 Izin Pedagang Pupuk Nakal
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Bea Cukai Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gampong Babah Krueng
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Terbaru! Agenda Retret Menteri & Wamen Prabowo di Hambalang, Apa Saja Aktivitasnya? | BREAKING NEWS
• 59 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.