Mengenal Istilah Plea Bargaining dan Mekanismenya di KUHAP Baru: Bisa Mengurangi Hukuman

liputan6.com
1 hari lalu
Cover Berita

 

Liputan6.com, Jakarta - Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru menghadirkan terobosan dalam sistem peradilan pidana Indonesia melalui penerapan mekanisme plea bargaining atau pengakuan bersalah.

Advertisement

BACA JUGA: Penjelasan Kemenkum soal Polri Jadi Penyidik Utama di KUHAP Baru

"Sifatnya dari plea bargaining tetap harus diselesaikan lewat pengadilan," kata Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, di kantornya, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Dia mengklaim, sistem ini mirip dengan peradilan Amerika Serikat yang sering disebut guilty plea. "Ada pengakuan bersalah dan ada soal pengurangan menyangkut soal hukuman,"  ungkap Supratman.

Dia berharap, dengan menerapkan hal itu, maka bisa membuat sistem peradilan Indonesia lebih efisien. Sebab tersangka sudah jujur mengakui semua perbuatan pidananya sebelum maju ke meja hijau.

Menambahkan, Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menuturkan, plea bargaining masuk ke dalam pasal mengenai penyidikan di KUHAP baru. Nantinya, penyidik berwenang untuk menerima pengakuan bersalah dari tersangka.

"Kemudian pengakuan bersalah itu dikoordinasikan dengan penuntut umum. Prosesnya itu di penuntut umum, Nanti kemudian begitu ada persetujuan pengadilan maka acara biasa itu diubah menjadi acara singkat," kata Edward. 

"Mengapa acara singkat? Karena dia sudah mengaku bersalah tentunya pembuktiannya lebih mudah di pengadilan Ini membawa konsekuensi," sambung dia.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pinago Utama (PNGO) Tebar Dividen Interim Rp70,31 Miliar, Cair Akhir Januari 2026
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Podium MI: Negara Bahagia
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jambret Beraksi di Kelapa Gading: Seret Korban hingga Terjatuh, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Beli Sabu
• 32 menit laluliputan6.com
thumb
Presiden Baru Venezuela: Kita Takkan Dipimpin Kekuatan Asing!
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Putusan Pengadilan Menanti, Tarif AS Senilai USD133,5 Miliar Berpeluang Dikembalikan ke Importir
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.