Banjir Surabaya, DPRD Minta Kecamatan Lebih Aktif

realita.co
1 hari lalu
Cover Berita

SURABAYA (Realita)- Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai peran kecamatan perlu diperkuat dalam upaya pencegahan banjir di Kota Surabaya.

Hal ini menyusul terjadinya banjir di sejumlah titik pada Minggu (4/1/2026), yang kembali muncul di lokasi-lokasi yang sama saat hujan lebat mengguyur kota.

Baca juga: Dinas Peternakan dan DPRD Jatim Serahkan Bantuan Kendaraan Roda Tiga

Achmad menegaskan, penanganan banjir tidak bisa hanya bergantung pada dinas teknis di tingkat kota.

Kecamatan, menurutnya, memiliki posisi strategis dalam melakukan mitigasi dini karena paling dekat dengan kondisi lapangan.

“Kalau banjir terus berulang di titik yang sama, berarti pencegahan di level bawah belum berjalan maksimal. Kecamatan harus lebih aktif, tidak hanya menunggu,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Ia menyampaikan, mitigasi yang dilakukan secara tepat seharusnya mampu meminimalkan risiko, termasuk mencegah kejadian ekstrem seperti jebolnya tanggul. Untuk itu, diperlukan langkah antisipatif yang terencana, bukan sekadar respons saat banjir sudah terjadi.

Baca juga: DPRD Surabaya Minta Pemkot Perketat Pengawasan Pasar

Selain itu, Achmad menekankan pentingnya kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Ia mendorong adanya standar operasional prosedur (SOP) bersama agar seluruh pihak memiliki satu visi dalam menjaga fungsi drainase dan sistem pengendalian banjir.

“Perlu SOP bersama agar semua bergerak dengan pola yang sama sesuai kebijakan wali kota tentang Surabaya bebas banjir,” tegasnya.

Baca juga: Viral Video Oknum Satpol PP Pungli ke PKL, Cak Yebe: Surabaya Masih Jauh dari Bersih

Achmad juga menyoroti keberadaan proyek Dana Kelurahan (Dakel) yang kerap dimanfaatkan untuk pembangunan dan perbaikan saluran. Menurutnya, proyek tersebut harus dioptimalkan sebagai bagian dari mitigasi banjir yang dilakukan langsung oleh kecamatan.

“Dengan Dana Kelurahan, kecamatan sebenarnya punya instrumen untuk melakukan pencegahan lebih awal. Tinggal bagaimana itu dikawal dan diarahkan agar benar-benar berdampak,” pungkasnya.cin

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rumah Zakat Buka Layanan Pos Segar untuk Anak-anak dan Warga di Sekitar Masjid Al Furqan
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mobil Hybrid Baru Toyota Segera Ada di Diler, Harga Rp400 Jutaan
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
GoPay Lindungi Pengguna dengan Jaminan Saldo Kembali
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Presiden Kolombia Siap Angkat Senjata Usai Ancaman dari Donald Trump 
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Pertamina Temukan Potensi Baru Sumber Daya Minyak dan Gas Bumi di Kaltim
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.