Nadiem Ungkap Nilai LHKPN-nya Naik karena Harga Saham GOTO Melonjak hingga Rp300

idxchannel.com
2 hari lalu
Cover Berita

Nadiem menjelaskan, peningkatan kekayaannya pada 2022 sebagaimana tercantum di LHKPN murni disebabkan harga saham GOTO yang melambung.

Nadiem Ungkap Nilai LHKPN-nya Naik karena Harga Saham GOTO Melonjak hingga Rp300. (Foto Jonathan/IMG)

IDXChannel - Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menilai jaksa tidak cermat dalam menyusun dakwaan. Salah satunya adalah tidak lengkapnya jaksa menjelaskan sumber kekayaan Nadiem.

Hal itu dijelaskan Nadiem saat membacakan eksepsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (5/1/2025). Menurut Nadiem, kekayaannya bisa dilacak dengan mendapatkan laporan pajak dirinya.

Baca Juga:
Nadiem: Tuduhan Menerima Rp809 Miliar Keliru, Bisa Diluruskan dengan Dokumen dari PT AKAB

"Dakwaan ini menjadi tidak cermat karena tidak menjelaskan secara lengkap sumber dari kekayaan saya, yang dengan sangat mudah bisa didapatkan dari pelaporan pajak saya. Kekayaan saya hanya ada satu sumber utama, yaitu nilai saham saya di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB)," ujarnya.

Nadiem menjelaskan, peningkatan kekayaannya pada 2022 sebagaimana tercantum di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) murni disebabkan harga saham GOTO yang melambung saat IPO yakni Rp250-Rp300 per saham.

Baca Juga:
Nadiem Yakin Tak Bersalah, Akui Ada Perlawanan dari Kelompok Lama di Kementerian

"Peningkatan surat berharga di LHKPN 2022 murni disebabkan harga saham GOTO yang melambung saat IPO ke kisaran harga Rp250-Rp300 per saham, jadi kekayaan saya tercatat di 2022 sebesar Rp4,8 triliun," kata Nadiem.

Baca Juga:
Bacakan Nota Keberatan, Nadiem Tak Sesali Jabatannya Sebagai Menteri

Di tahun berikutnya, kekayaan Nadiem di LHKPN tercatat justru menurun. Menurutnya, hal ini justru tak terlepas dari juga turunnya harga saham GOTO saat itu.

"Di tahun 2023, saat kisaran harga saham GOTO drop ke sekitar Rp100, total kekayaan saya pun turun drastis ke Rp906 miliar," ujar dia.

"Di tahun 2024, di mana kisaran harga GOTO drop lagi ke Rp70-Rp80 per saham, kekayaan saya turun lagi ke Rp600 miliar," katanya.

Dengan demikian, kata Nadiem, kekayaan yang tercatat dimilikinya sebetulnya bisa dilacak. Hal ini karena kekayaan dirinya hanya bersumber utama dari saham GOTO.

"Siapapun dengan kalkulator bisa menghitung kekayaan saya, karena bertumpu kepada satu angka saja; harga saham GOTO yang terbuka untuk publik," kata Nadiem.

Bantahan ini dia paparkan lantaran heran dirinya disebut diperkaya mencapai Rp809 miliar dalam pengadaan Chromebook. Sebaliknya, Nadiem justru merasa pengadaan Chromebook dan kekayaan dirinya tidak mempunyai hubungan kausalitas.

"Dakwaan saya tidak menjelaskan apa hubungannya transaksi Rp809 miliar dengan laporan kekayaan saya, karena memang faktanya tidak ada hubungan. Sekali lagi, dakwaan ini tidak jelas dan cermat karena tidak memuat kausalitas antara satu fakta dan fakta lainnya," kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Suhu Beku Landa Eropa, Kacaukan Perjalanan Antar Negara
• 15 jam laludetik.com
thumb
Harga Pupuk Subsidi 2026, Prabowo Janjikan Ini Kepada Petani
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Eks Ketua PN Jaksel Mengaku Tak Pernah Naik Kapal Marcella dan Suaminya
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Ditunjuk Prabowo Pimpin Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera, Mendagri Janji Kerja Cepat
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Emas Antam Naik hingga Rp2,549 Juta per Gram Hari Ini
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.