Suhu Beku Landa Eropa, Kacaukan Perjalanan Antar Negara

detik.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta -

Suhu beku melanda sejumlah wilayah Eropa pada Selasa (06/01), memicu kekacauan perjalanan yang berlanjut dan mengakibatkan korban jiwa. Di Prancis saja, sedikitnya lima orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas yang dipicu black ice (es hitam atau lapisan tipis es yang terbentuk di permukaan jalan) dan menyebabkan kondisi jalan licin sejak Senin (05/01).

Salah seorang korban merupakan sopir taksi yang tewas setelah mobilnya tergelincir dan tercebur di Sungai Marne, Prancis. Sementara penumpang taksi dirawat akibat hipotermia. Satu korban lainnya meninggal di wilayah timur Paris setelah kendaraannya bertabrakan dengan truk.

Bandara dan kereta berhenti beroperasi

Cuaca ekstrem juga melumpuhkan transportasi di negara lain. Di Inggris, suhu turun hingga minus 12,5 derajat Celsius di Norfolk, dan ini menjadi malam terdingin saat musim dingin sejauh ini.

Meski bandara Liverpool dan Aberdeen kembali beroperasi setelah sempat ditutup, gangguan perjalanan masih meluas. Lebih dari 300 sekolah di Skotlandia ditutup, dan layanan kereta terganggu parah. Pemerintah setempat mengimbau warga merencanakan perjalanan dengan cermat atau bekerja dari rumah.

Di Belanda, suhu di bawah minus 10 derajat Celsius membuat jaringan kereta sempat terhenti. Gangguan diperparah oleh masalah sistem, terutama di sekitar Amsterdam. Bandara Schiphol yang menjadi salah satu penghubung utama Eropa, mencatat hari kedua pembatalan perjalanan massal, dengan lebih dari 400 penerbangan terhentu.

Layanan kereta nasional mulai berjalan kembali setelah pukul 10.00 waktu setempat, meski masih terbatas. Eurostar dari Amsterdam ke Paris banyak yang dibatalkan atau terlambat berangkat. Maskapai KLM menyatakan kewalahan menangani lonjakan permintaan penjadwalan ulang akibat cuaca terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Peringatan perjalanan akibat badai pembawa salju

Kondisi serupa terjadi di Jerman, Prancis, dan Hungaria. Suhu di Jerman bagian selatan dan timur merosot jauh di bawah nol, sementara salju menutup banyak wilayah. Hungaria bersiap menghadapi hari kedua salju lebat, dengan sejumlah jalan dan rel, terutama di timur laut, tidak bisa dilalui. Otoritas setempat meminta warga bepergian hanya jika benar-benar perlu.

Di Paris, salju yang turun pada Senin (05/01) membeku semalaman, membuat trotoar dan jalan berbatu licin. Aktivitas wisata tetap berlangsung, tetapi dengan risiko tinggi, terutama di kawasan bertangga seperti Montmartre. Beberapa bandara kecil di Prancis ditutup, meski bandara utama Paris tetap beroperasi.

Inggris, Prancis, dan Jerman diperkirakan akan kembali diterjang badai pembawa salju pada akhir pekan. Di kawasan Balkan Barat, hujan dan salju lebat menutup jalan, memutus listrik, dan memicu banjir. Di Sarajevo, seorang perempuan tewas tertimpa pohon yang roboh akibat beban salju basah.

Otoritas transportasi di berbagai negara mengimbau warga membatasi perjalanan, mengutamakan keselamatan, dan memantau pembaruan cuaca seiring berlanjutnya gelombang dingin di Eropa.

Editor: Rizki Nugraha

width="1" height="1" />

Lihat juga Video: Badai Claudia Hantam Eropa, Banjir Bandang Terjang Inggris-Portugal




(ita/ita)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keberlanjutan: Kunci Profit Tambak Udang
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Trump: Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Proliga 2026 Dimulai Hari Ini di Pontianak, PBVSI Jelaskan Sejumlah Format Baru
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Iran di Ambang Runtuh: Grand Bazaar Direbut Rakyat, Aparat Mulai Lari
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Tren Perceraian di Surabaya Meningkat, Penyebab Paling Banyak Masalah Ekonomi
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.