Mohon Keadilan, Kuasa Hukum Surati Yusril Atas Meninggalnya Manager Legal PT Bososi

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Tim Kuasa Hukum PT Bososi Pratama resmi melayangkan surat permohonan keadilan kepada Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, pada Senin (5/1/2026).

Langkah ini diambil menyusul wafatnya Manager Legal PT Bososi Pratama, Novia Catur Iswanto, yang diduga menjadi korban kriminalisasi dan tekanan selama proses penyelidikan.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Soroti Kematian Legal Manager PT Bososi Novia Catur Iswanto

Kuasa Hukum PT Bososi Pratama, Sasriponi B. Ranggolawe menyatakan bahwa penyelidikan dengan nomor LI/192/VII/2025/Tipidter sejak Juli 2025 tersebut telah menimbulkan tekanan psikis yang berat bagi almarhum hingga akhirnya meninggal dunia.

"Hari ini kami Kuasa Hukum PT Bososi Pratama telah memasukkan surat kepada Bapak Yusril, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, meminta keadilan atas meninggalnya Novia Catur Iswanto, Manager Legal PT. Bososi Pratama," kata Sasriponi B. Ranggolawe kuasa hukum PT. Bososi Pratama di Jakarta, Senin (5/1).

BACA JUGA: Menko Yusril: Pemerintah Pilih Terbitkan PP Mengatur Penugasan Polisi di Luar Struktur Polri

Menurut Ranggolawe, dugaan kriminalisasi ini janggal mengingat PT Bososi Pratama secara hukum telah memenangkan sengketa melalui 12 Hakim Agung dalam tiga putusan Kasasi dan satu putusan Peninjauan Kembali (PK). Selain itu, legalitas perusahaan pada AHU dan OSS telah tercatat atas nama pemilik yang sah.

Ia juga menyoroti adanya pembiaran terhadap oknum mafia tambang yang hingga kini masih leluasa melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin di area terkait. Ranggolawe mendesak pemerintah bertindak tegas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas mafia pertambangan.

BACA JUGA: Yusril Sebut Keputusan Prabowo Rehabilitasi Eks Direksi PT ASDP Sesuai Prosedur

"Kami mohon kepada Bapak Menko untuk mengambil tindakan terhadap oknum-oknum yang diatur oleh mafia tambang. Hal ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi demi kepastian hukum," tegasnya.

Menanggapi aduan tersebut, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan dari tim kuasa hukum PT Bososi Pratama.

"Kita akan pelajari dan dalami seperti apa kasus yang dialami pengadu," singkat Yusril saat memberikan tanggapan di Jakarta.

Sebelumnya, kasus ini juga telah diadukan ke Komisi Percepatan Reformasi Polri untuk mengusut adanya dugaan pelanggaran prosedur dan tekanan oknum aparat dalam proses penyelidikan tersebut.(ray/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Rayakan Penangkapan Maduro, Kerahkan Pasukan-152 Pesawat ke Venezuela
• 15 jam laludetik.com
thumb
Kejar Target Lifting 2026, Pemerintah Siapkan Lelang 75 Blok Migas Baru
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Betapa Sialnya Bestie Megawati Hangestri Ini, Tiga Kali Kena Headshot saat Red Sparks Babak Belur Dihajar Pink Spiders
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Hasnaeni "Wanita Emas" Sebut Ponsel Berisi Novum Disita oleh Pihak Rutan
• 26 menit lalukompas.com
thumb
Pemerintah Akan Luncurkan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di 34 Titik
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.