32 Tentaranya Tewas saat Lindungi Maduro, Kuba Tetapkan Hari Berkabung Nasional

idntimes.com
2 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kuba mengonfirmasi bahwa 32 warganya tewas dalam penggerebekan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS), di Caracas, Venezuela, pada Sabtu (3/1/2026).

Operasi tersebut bertujuan untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan berujung pada jatuhnya korban jiwa di antara warga sipil dan personel asing yang berada di lokasi saat kejadian.

Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah Kuba menetapkan dua hari berkabung nasional pada 5 dan 6 Januari 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi pada Minggu (4/1/2026), di mana Havana juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya untuk mencari klarifikasi diplomatik terkait insiden tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Arne Slot Akui Arsenal akan Jadi Ujian Konsistensi bagi Liverpool
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Detik-detik Ayah Venna Melinda Dievakuasi dari Tempat Pijat Usai Ditemukan Tewas
• 14 jam laluinsertlive.com
thumb
Usut Kasus Izin Tambang Konawe Utara, Kejagung Geledah Kantor Kemenhut
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Ditargetkan Punya Kapasitas 6000 Kamar, Danantara Jadikan Kawasan Ini Jadi Kampung Haji RI
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemnaker: Kenaikan Upah Minimum juga Harus Sejahterakan Pekerja
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.