Presiden Prabowo Tekankan Persatuan sebagai Syarat Indonesia Menjadi Bangsa Besar

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam yang melimpah tidak akan bermakna apabila tidak dikelola dan dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut, diungkapkan saat perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Stadium Senayan, di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada Senin, 5 Januari 2026.

Tak hanya itu, ia menilai tantangan utama bangsa ke depan bukan hanya menjaga kekayaan tersebut, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurutnya, para pakar geopolitik dunia memandang Indonesia sebagai negara dengan potensi luar biasa. 

Namun, potensi tersebut hanya dapat terwujud apabila bangsa Indonesia mampu menjaga persatuan dan kerja sama, khususnya di tingkat elite nasional.

“Kita tidak boleh berhenti pada kebanggaan bahwa Indonesia negara kaya. Tugas kita sekarang adalah memastikan kekayaan itu menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari bumi Indonesia,” ujar Presiden Prabowo

Presiden Prabowo juga menyinggung perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang membawa dampak ganda. Di satu sisi memberikan manfaat, namun di sisi lain kerap memunculkan opini dan narasi yang tidak berdasar, bahkan berpotensi memecah belah persatuan.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai spekulasi yang beredar, termasuk narasi konflik yang tidak sesuai dengan kenyataan. 

Dengan tegas ia mengatakan, bahwa kegaduhan dan fitnah justru melemahkan bangsa.

Dalam pandangannya, kritik dan koreksi merupakan bagian penting dari demokrasi dan harus disambut secara positif. Namun, Presiden membedakan secara tegas antara kritik yang membangun dan fitnah yang merusak.

“Kritik itu mengamankan. Koreksi itu menyelamatkan. Tetapi kebohongan dan fitnah tidak dibenarkan oleh agama mana pun karena menimbulkan kebencian dan perpecahan,” tegasnya.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan perbedaan masa lalu dan fokus pada kerja bersama demi masa depan Indonesia. 

Ia menekankan pentingnya sikap bahu-membahu, di mana yang kuat membantu yang lemah, dan perbedaan pandangan tidak menghalangi persatuan.

Menatap masa depan, Presiden optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu negara terkaya di dunia. Namun, syarat utamanya adalah persatuan nasional dan kerja sama yang solid di semua lapisan.

Sebagai kepala negara, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk bekerja berdasarkan bukti dan hasil nyata, bukan sekadar janji. Salah satu fokus utama pemerintahannya adalah mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras.

“Swasembada pangan adalah komitmen lama saya dan menjadi prioritas utama pemerintahan. Target kita jelas, swasembada beras dalam empat tahun,” pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mike Rajasa Kaget dengan Kualitas Fisik dan Stamina Pemain Timnas Indonesia U-17: Sangat Top!
• 8 jam lalubola.com
thumb
Prabowo Perintahkan Percepat Pembangunan Kampung Nelayan & Produksi Kapal
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Salah Jadi Penentu Chiesa ke Juventus atau Bertahan di Liverpool
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Pemerintah RI Usahakan Tekan Biaya Haji Lewat Kampung Haji
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Waswas Pelebaran Defisit APBN 2025 Lampaui Batas 3%
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.