Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Mataram
Pemerintah Kota Mataram mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional dengan menyiapkan lahan aset daerah. Dari target 50 unit KMP di seluruh kota, hingga kini baru satu lokasi yang memenuhi persyaratan teknis pemerintah pusat.
Lokasi yang siap dibangun berada di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Empat lokasi lain masih dalam tahap pengecekan dan verifikasi lapangan.
Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengatakan ada empat titik aset daerah yang sedang ditinjau.
“Ada empat lokasi yang kini sedang dilakukan peninjauan lapangan, masing-masing berada di wilayah Abian Tubuh, Babakan, Montong Are, dan Selagalas,” ujar Lalu Alwan Basri, Senin, 5 Januari 2026.
Keempat lokasi tersebut secara administratif termasuk aset pemerintah kota dan memungkinkan dimanfaatkan, tetapi pemanfaatannya harus menyesuaikan ketentuan pemerintah pusat.
“Keempat lokasi ini merupakan aset pemerintah kota yang secara administratif memungkinkan untuk dimanfaatkan, namun harus disesuaikan dengan ketentuan pemerintah pusat,” tambahnya.
Salah satu syarat utama pembangunan Koperasi Merah Putih adalah ketersediaan lahan minimal 1.000 meter persegi untuk bangunan koperasi dan area parkir, termasuk memperhatikan aksesibilitas dan kesesuaian tata ruang.
Pasiter Kodim 1606/Mataram, Kapten Infanteri Jamuhur, menjelaskan TNI akan fokus pada percepatan pelaksanaan fisik di lapangan.
“Keterlibatan TNI dalam pembangunan KMP berfokus pada percepatan pelaksanaan fisik di lapangan. Penyediaan dan penyiapan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Setelah lahan siap, TNI akan langsung melaksanakan pembangunan,” ujar Kapten Infanteri Jamuhur.
Pembangunan KMP dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sekitar. Pemerintah Kota Mataram menargetkan verifikasi lahan segera selesai agar KMP dapat terbentuk dan berfungsi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.
Editor: Redaktur TVRINews




