Jakarta, IDN Times - Tahun ajaran baru resmi dimulai pada Senin (5/1/2026) di semua sekolah di Tanah Air. Namun, masih ada 54 sekolah yang tersebar di tiga provinsi di Pulau Sumatra yang menggelar kegiatan belajar mengajar di tempat pengungsian.
Meski begitu, senyum bahagia kembali belajar tidak hilang dari siswa-siswa di Aceh. Apalagi mereka mendapat pasokan 1.800 paket peralatan sekolah dari TNI bagi anak-anak korban banjir di wilayah Provinsi Aceh sejak Minggu kemarin.
"Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke sejumlah titik pengungsian yang tersebar di Kabupaten Pidie Jaya, Bireun, dan Aceh Utara. Paket bantuan berisi perlengkapan sekolah dasar yang dibutuhkan oleh anak-anak agar tetap dapat belajar meskipun berada dalam kondisi darurat," ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah di dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, untuk pembagian peralatan sekolah di Kabupaten Pidie Jaya, titik distribusi berada di Kodim 0102/Pidie. "Mereka menyalurkan 836 paket alat sekolah ke dua titik pengungsian yakni Masjid Attaqwa di Desa Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu dengan jumlah 430 anak. Peralatan sekolah juga dibagikan ke Desa Pante Geulima, Kecamatan Meureudu dengan jumlah 406 anak," tutur dia.
Seluruh paket tersebut berhasil disalurkan kepada anak-anak terdampak banjir.




