GenPI.co - Eks Wamenlu Dino Patti Djalal mengkritik sikap Menlu RI Sugiono yang belum bersikap soal penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat.
Dino Patti Djalal awalnya menyoroti Kemenlu RI yang memberikan pernyataan standar melalui akun X resminya dan tanpa menyebut Amerika Serikat.
“Sejak kapan kita sungkan atau takut mengkritik kawan yang melakukan pelanggaran hukum internasional?” katanya, melalui akun X yang dikutip Selasa (6/1).
Dia pun mempertanyakan sikap Sugiono yang sampai saat ini belum bersikap. Padahal, dunia menunggu pandangan Indonesia.
Dino menilai saat ini menjadi momen tepat bagi Indonesia untuk menunjukkan sikap, sama ketika menentang invasi Amerika Serikat terhadap Iraq.
Dia menyampaikan politik bebas aktif, berarti berani berpendirian. Indonesia bisa bermitra dengan Amerika Serikat dan negara mana pun.
“Tetapi, tidak boleh menjadikan Indonesia negara penurut yang mengorbankan hal-hal prinsipil,” ujarnya.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan Amerika Serikat sudah melancarkan serangan terhadap Venezuela.
Amerika Serikat dalam serangan itu, berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istri Cilia Flores.
“Presiden Nicolas Madura beserta istrinya sudah ditangkap, dan diterbangkan keluar dari negara itu,” ujar Trump melalui platform Truth Social. (*)
Video heboh hari ini:


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5420493/original/046034200_1763787248-figo_-_persija.jpeg)

