Swiss Bekukan Aset Maduro dan Orang Terdekatnya Pasca Ditangkap AS

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Langkah itu merujuk pada Undang-Undang Federal tentang Pembekuan dan Pengembalian Aset Ilegal Milik Pejabat Publik Asing.

Swiss Bekukan Aset Maduro dan Orang Terdekatnya Pasca Ditangkap AS. Foto: X.

IDXChannel - Swiss memerintahkan pembekuan sementara selama empat tahun terhadap seluruh aset yang dimiliki Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan pihak-pihak yang terkait dengannya. Namun tidak menyebutkan nilai aset tersebut dan tidak mengonfirmasi apakah aset itu benar-benar ada.

"Dewan Federal ingin memastikan bahwa aset yang diperoleh secara tidak sah tidak dapat dipindahkan ke luar Swiss dalam situasi saat ini," ujar pemerintah Swiss dalam sebuah siaran pers, dilansir Euronews, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:
China Desak AS Lepaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Langkah itu merujuk pada Undang-Undang Federal tentang Pembekuan dan Pengembalian Aset Ilegal Milik Pejabat Publik Asing (Federal Act on the Freezing and the Restitution of Illicit Assets Held by Foreign Politically Exposed Persons/FIAA),

Swiss telah memberlakukan sanksi terhadap Venezuela sejak 2018, sementara Amerika Serikat, Kanada, dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi serta embargo terhadap Caracas sejak 2017.

Baca Juga:
Shell Bidik Proyek Migas Raksasa di Venezuela usai Trump Gulingkan Maduro

Pemerintah Swiss juga menyatakan bahwa apabila proses hukum di masa depan membuktikan bahwa dana tersebut diperoleh secara ilegal, Swiss akan memastikan bahwa dana tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat Venezuela.

Baca Juga:
Usai Maduro, Trump Ancam Gulingkan Presiden Kolombia Gustavo Petro

Pada 3 Januari, Maduro ditangkap oleh pasukan AS di Caracas terkait dakwaan perdagangan narkoba serta dugaan kerja samanya dengan para pengedar narkoba dan kelompok kriminal di Venezuela dan Kolombia.

Industri perbankan swasta Swiss berulang kali muncul dalam laporan lembaga pengawas sebagai tempat penyimpanan kekayaan para pejabat publik dan klien berisiko tinggi. Hal ini didorong oleh stabilitas politik Swiss, sektor pengelolaan kekayaan yang besar, serta kerahasiaan perbankan dan korporasi yang secara historis kuat, yang dapat menyulitkan penelusuran kepemilikan aset.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rayakan Imlek Lebih Berarti, Ini Dia Tradisi, Makna, dan Ide Kreatif untuk Keluarga
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Narasemesta Jadi Pilar Keberlanjutan Asuransi Jasindo di 2025
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polda Metro Jaya Tetapkan Dokter Richard Lee sebagai Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Kasusnya
• 18 jam laluintipseleb.com
thumb
Soal Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, PKS: Sama-Sama Konstitusional
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Komisi D DPRD Kab.Madiun Temukan Rembesan Air pada Proyek Rehabilitasi SMPN 2 Nglames Senilai Rp1,8 M
• 3 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.