Jakarta (ANTARA) - Lembaga filantropi Dompet Dhuafa menghadirkan layanan servis sepeda motor gratis bagi masyarakat di Lingkungan 2 Sigotom, Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, untuk membantu memulihkan kembali sarana transportasi masyarakat agar dapat beraktivitas secara normal.
Dompet Dhuafa melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan melalui program ini Institut Kemandirian Dompet Dhuafa memperbaiki 16 sepeda motor milik warga Tapanuli Tengah pada Senin (5/1).
Sekitar 50 persen kendaraan yang ditangani berada dalam kondisi mati total akibat terdampak banjir.
Baca juga: Pemerintah serahkan bantuan 55 tenda bagi pengungsi di Tapanuli Tengah
Meski membutuhkan penanganan teknis yang cukup lama, seluruh motor yang telah masuk antrean dipastikan kembali berfungsi dengan baik.
Sementara itu satu unit sepeda motor belum dapat diselesaikan karena kendala hilangnya kunci kendaraan dan akan dilanjutkan pengerjaannya pada hari berikutnya.
Pemimpin Tim kegiatan M. Iqbal Adriansyah menjelaskan bahwa proses servis dilakukan secara menyeluruh sesuai kondisi kendaraan.
"Pelayanan per unit motor membutuhkan waktu sekitar 45 hingga 60 menit, mengingat banyak motor yang kondisinya mati total akibat banjir. Kami memastikan setiap motor yang selesai diservis benar-benar layak dan aman digunakan kembali," kata Iqbal.
Baca juga: TNI bangun MCK penuhi kebutuhan pengungsi di SD Tapanuli Tengah
Layanan servis motor gratis ini meliputi pemeriksaan, penggantian komponen, hingga pengujian akhir, seperti penggantian oli, setelan rantai, serta penggantian kampas rem sesuai kebutuhan masing-masing kendaraan.
Melalui layanan servis motor gratis ini, kata dia, Dompet Dhuafa berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial warga.
"Kehadiran program vokasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan keterampilan yang tepat sasaran mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Baca juga: Polda Sumut salurkan seragam sekolah untuk siswa di Tapanuli Tengah
Dompet Dhuafa melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan melalui program ini Institut Kemandirian Dompet Dhuafa memperbaiki 16 sepeda motor milik warga Tapanuli Tengah pada Senin (5/1).
Sekitar 50 persen kendaraan yang ditangani berada dalam kondisi mati total akibat terdampak banjir.
Baca juga: Pemerintah serahkan bantuan 55 tenda bagi pengungsi di Tapanuli Tengah
Meski membutuhkan penanganan teknis yang cukup lama, seluruh motor yang telah masuk antrean dipastikan kembali berfungsi dengan baik.
Sementara itu satu unit sepeda motor belum dapat diselesaikan karena kendala hilangnya kunci kendaraan dan akan dilanjutkan pengerjaannya pada hari berikutnya.
Pemimpin Tim kegiatan M. Iqbal Adriansyah menjelaskan bahwa proses servis dilakukan secara menyeluruh sesuai kondisi kendaraan.
"Pelayanan per unit motor membutuhkan waktu sekitar 45 hingga 60 menit, mengingat banyak motor yang kondisinya mati total akibat banjir. Kami memastikan setiap motor yang selesai diservis benar-benar layak dan aman digunakan kembali," kata Iqbal.
Baca juga: TNI bangun MCK penuhi kebutuhan pengungsi di SD Tapanuli Tengah
Layanan servis motor gratis ini meliputi pemeriksaan, penggantian komponen, hingga pengujian akhir, seperti penggantian oli, setelan rantai, serta penggantian kampas rem sesuai kebutuhan masing-masing kendaraan.
Melalui layanan servis motor gratis ini, kata dia, Dompet Dhuafa berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial warga.
"Kehadiran program vokasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan keterampilan yang tepat sasaran mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Baca juga: Polda Sumut salurkan seragam sekolah untuk siswa di Tapanuli Tengah



