FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivis Said Didu memberikan sorotan tajam ke Luhut Binsar Pandjaitan. Sorotan ini diberikannya usai beredar video Luhut di sosial media yang menyebut ijazah itu tidak penting.
Pernyataan itulah yang kemudian direspona tajam Said Didu lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya.
Ia menyebut hal yang dibanggakan oleh Luhut karena pernah memiliki pangkat. Dari pangkat yang dibanggakan ini yang disebut Said Didu membuat Luhut jadi seseorang yang paling nasionalis.
“Tapi yang selalu dibanggakan dan seakan paling nasionalis karena pernah punya pangkat,” tulisnya dikutip Selasa (6/1/2026).
Sebelumnya, di media sosial X akun @panca66 membagikan pidato dari Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam pidatonya itu, Luhut mengaku sudah lupa dimana keberadaan ijazahnya.
Lantas ia kemudian menyebut ijazah itu tidak relevan, yang paling penting apa yang jadi kontribusi kita untuk negara.
“Apa sih ijazah itu? Saya pun tidak tahu ijazah saya dimana saya taruh. Dan saya pikir tidak relevan yang paling relevan itu apa yang kau berikan, kontribusikan pada negara ini,” ungkap Luhut.
“Kau tanya pada dirimu apa yang sudah kau berikan pada negara ini, apakah memberikan keributan atau pikiran-pikiran yang membuat Indonesia lebih bagus,” tambahnya.
Lebih jauh, Luhut memperingatkan agar tidak memberikan pikiran-pikiran tambahan ke Pemerintah.
Karena menurutnha ini adalah sesuatu yang tidak perlu dipersoalkan bahkan tidak relevan menurutnya.
“Jangan kita memberikan pikiran-pikiran tambahan ke Pemerintah yang sebenarnya tidak perlu karena itu persoalan yang tidak relevan,” terangnya.
(Erfyansyah/fajar)





