Jakarta, IDN Times – Pemerintah China melontarkan kecaman atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat (AS). Beijing menilai langkah tersebut melanggar hukum internasional dan berisiko mengguncang stabilitas perdamaian di kawasan Amerika Latin.
Selain itu, China mendesak Washington segera membebaskan Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, serta menghentikan upaya menggulingkan pemerintahan Venezuela dan kembali menempuh jalur dialog serta negosiasi. Pasangan itu dijadwalkan menjalani proses hukum di pengadilan federal New York terkait tuduhan perdagangan narkoba dan dakwaan lainnya.
Pada Senin (6/1/2026), Presiden China Xi Jinping menggambarkan kondisi global tengah berada dalam fase gejolak besar. Ia menegaskan bahwa tindakan intimidatif dari satu pihak saja sudah cukup untuk merusak tatanan internasional secara serius.
“Semua negara harus menghormati jalur pembangunan yang dipilih oleh rakyat negara lain, dan mematuhi hukum internasional, serta tujuan dan prinsip Piagam PBB, dengan negara-negara besar memimpin dalam melakukannya,” ujarnya, dikutip dari Times of India.




