NILAI Tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencoba bangkit pada perdagangan pagi ini, Selasa (6/1/2026). Mata uang Garuda dibuka menguat tipis sebesar 0,03% ke level Rp16.730 per dolar AS, setelah pada penutupan kemarin sempat tertekan di angka Rp16.740.
Pergerakan rupiah pagi ini dipengaruhi oleh sentimen global yang beragam ("mixed"). Di satu sisi, indeks dolar AS (DXY) terlihat sedikit melemah setelah rilis data manufaktur AS yang menunjukkan kontraksi, namun di sisi lain, pasar masih mewaspadai volatilitas geopolitik global.
Mengapa Angka Ini Berubah?- Sinyal "Dovish" Data AS: Data ISM Manufacturing AS periode Desember 2025 dilaporkan terkontraksi ke level terendah dalam 14 bulan. Hal ini memicu spekulasi bahwa The Fed mungkin akan lebih lunak, sehingga menekan keperkasaan dolar AS pagi ini.
- Sentimen "Risk-On": Meredanya ketegangan geopolitik sesaat antara AS dan Venezuela membuat investor kembali berani melirik aset berisiko di pasar berkembang, termasuk Rupiah.
- Faktor Domestik: Pelaku pasar dalam negeri masih mencerna data inflasi RI yang tercatat 2,92% (yoy), yang dinilai masih dalam rentang aman meski ada tekanan harga pangan akibat banjir di beberapa wilayah.
Berikut adalah data nilai tukar rupiah di pasar spot dan referensi kurs jual-beli di perbankan besar nasional per pagi ini, 6 Januari 2026:
Indikator Harga / Nilai Perubahan Spot USD/IDR Rp16.730 ▼ Menguat 10 Poin Jakarta Interbank (JISDOR) Rp16.748 ▲ Melemah (Data Kemarin) Indeks Dollar (DXY) 98,32 ▲ Naik Tipis 0,06%Kurs Dollar di Bank Besar (e-Rate BCA & Mandiri)
Mata Uang Bank Beli (Nasabah Jual) Jual (Nasabah Beli) USD (Dollar AS) BCA Rp16.695 Rp16.755 Mandiri Rp16.680 Rp16.760 SGD (Dollar Singapura) BCA Rp12.998 Rp13.063 EUR (Euro) BCA Rp19.549 Rp19.627
*Catatan: Kurs e-Rate dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi pasar real-time. Data diambil pukul 09.00 WIB.
Prediksi Pergerakan Hari IniAnalis pasar uang memprediksi rupiah hari ini akan bergerak fluktuatif namun cenderung menguat terbatas. Mata uang Garuda diperkirakan akan bermain di rentang Rp16.700 – Rp16.760 per dolar AS. Fokus utama pasar hari ini akan tertuju pada pembukaan pasar Eropa dan perkembangan harga komoditas energi. (Z-1)





