Pandji: Nonton Mens Rea, Nggak Ngerti Politik Jadi Ngerti

fajar.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komika Pandji Pragiwaksono bicara soal spesial show terbarunya bertajuk Mens Rea yang belakangan ramai diperbincangkan.

Pertunjukan stand up comedy tersebut disebut-sebut membuat sebagian pendukung pemerintah seperti cacing kepanasan karena dianggap menyentil isu politik dan kekuasaan.

Pandji menegaskan, Mens Rea tidak dibuat untuk menyerang kelompok atau pihak tertentu.

Dikatakan Pandji, banyak orang keliru memahami arah materi yang ia bawakan di atas panggung.

“Orang berpikir Mens Rea itu dibikin untuk nyenggol ini, nyenggol itu,” ujar Pandji dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Namun, ia menekankan bahwa sasaran utama dalam spesial show tersebut justru adalah masyarakat luas.

“Yang disenggol oleh Mens Rea, rakyat Indonesia,” tegasnya.

Pandji menjelaskan, sejak awal hingga akhir pertunjukan, materi stand up yang ia bawakan bertujuan untuk mengajak penonton lebih sadar akan peran mereka dalam sistem demokrasi.

“Dari awal sampai akhir, materi stand up dalam Mens Rea itu untuk bikin semua orang yang tahu dia adalah bagian dari negara demokrasi untuk lebih baik menjadi bagian dari demokrasi,” katanya.

Ia juga menyinggung soal kondisi politik nasional yang kerap dipersoalkan publik.

Kata Pandji, situasi politik tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada elite atau lembaga negara semata.

“Gua ngerasa kondisi politik kita itu sebenarnya tanggung jawab kita juga,” ucapnya.

Pandji menekankan, masyarakat sering kali gemar menyalahkan DPR dan pemerintah tanpa bercermin pada realitas bahwa wakil rakyat merupakan cerminan dari masyarakat itu sendiri.

“Cuma kita sering banget, ih salah ini, salah ini, DPR kacau. Lah DPR kan rata-rata rakyat,” Pandji menuturkan.

“Ia melanjutkan, Kan perwakilan rakyat, rata-rata rakyat kayak gitu ya lu dapet orang kayak gitu,” tambahnya.

Karena itu, Pandji mengajak masyarakat untuk mulai berbenah jika menginginkan perubahan dalam dunia politik.

“Kalau nggak pengen dapat orang kayak gitu, yah benahi diri kita. Gue jamin sejamin-jaminnya,” timpalnya.

Terkait Mens Rea, Pandji mengklaim pertunjukan tersebut dirancang agar bisa dinikmati oleh semua kalangan, baik yang paham politik maupun yang awam.

“Orang nggak ngerti politik, masuk Mens Rea, keluar ngerti. Gue jamin. Belum tentu suka, tapi ngerti,” terang dia.

Pandji bilang, penonton yang memahami isu politik akan mendapatkan kepuasan tersendiri dari referensi yang disajikan.

“Mens Rea itu orang yang ngerti politik akan happy, ketawa-ketawa,” imbuhnya.

Sementara itu, bagi penonton yang belum akrab dengan isu politik, Pandji memastikan tetap ada unsur hiburan yang bisa dinikmati.

“Orang yang nggak ngerti politik juga akan happy, walaupun harus gua akuin yang nggak ngerti politik ada kayak orang nonton film tuh, ih itu,” kata Pandji.

Ia mengakui bahwa penonton yang memahami politik akan menangkap referensi yang lebih lengkap. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pesan dan hiburan dalam Mens Rea tetap dapat diterima semua kalangan.

“Memang yang ngerti politik akan dapat referensi lebih lengkap. Tapi gue jamin orang yang nggak ngerti politik akan terhibur juga,” kuncinya.

(Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bali dan Yogyakarta Minggir Dulu, Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan Pendapatan Pariwisata Tertinggi
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Militer Thailand Tuding Kamboja Langgar Gencatan Senjata Usai Penembakan Mortir di Perbatasan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Kepala BGN Lapor Ada 15 Kasus MBG di Desember, Begini Respons Prabowo
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Malaysia Open: Jonatan Christie Bungkam Taiwan, Lolos ke 16 Besar
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Densus 88 Ungkap Penyebab Aksi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sulit Dideteksi
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.