jpnn.com, JAKARTA - PIC Panitia Natal Nasional 2025 wilayah NTT, Jarot Soleman Ndaong mengungkapkan perayaan tahun ini dibarengi dengan pemberian berbagai bantuan sosial bagi masyarakat NTT dengan nilai total mencapai kurang lebih Rp 4 miliar.
Adapun perayaan Natal Nasional 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipusatkan di Aula Mutis, Kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS).
BACA JUGA: Gegara Hadiah Natal, Kim Kardashian Menuai Kritikan Pedas
Acara itu menjadi momentum berbagi melalui aksi sosial nyata.
Menurut Jarot, bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kebutuhan pokok hingga infrastruktur kesehatan dan pendidikan.
BACA JUGA: Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Seminar Natal Nasional Berlangsung di 9 Kota
"Adapun bansos yang diberikan berupa 2.000 paket sembako dimana satu paket senilai Rp 300.000, serta pengadaan 3 unit ambulance yang akan dialokasikan untuk 3 kabupaten di NTT," jelas Jarot pada Senin (5/1).
Selain itu, sektor pendidikan dan keagamaan juga menjadi prioritas, di mana 100 pelajar dan mahasiswa mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp 10 juta/orang, serta bantuan renovasi untuk 5 gereja dengan nilai masing-masing Rp 100 juta.
Jarot menegaskan seluruh penerima bantuan telah melalui proses usulan dan verifikasi ketat oleh tim verifikasi dari Jakarta guna memastikan kelayakan mereka dalam menerima bantuan tersebut.
Perayaan yang dilakukan secara hybrid dan serentak di 10 titik di Indonesia ini memang mengusung konsep yang sederhana namun memberikan dampak nyata dan terbuka bagi seluruh umat.
Kemeriahan di NTT ini merupakan bagian dari rangkaian natal nasional yang dilaksanakan secara serentak di 10 titik di Indonesia, yakni Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, NTT, Mentawai, Nias, Mentawai dan Toba.
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia Natal Nasional 2025, khususnya untuk wilayah NTT, atas penyelenggaraan acara yang meriah dan terorganisir dengan baik.
Melkiades menekankan bantuan ini sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menuntaskan persoalan stunting yang masih tinggi di NTT.
“Kami berharap momen Natal ini menjadi refleksi bahwa kehadiran Tuhan terwujud melalui aksi nyata dalam membantu sesama sesuai tugas masing-masing,” ungkap Melkiades.
Adapun Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026.
Puncak peringatan Natal Nasional tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, yang merefleksikan makna natal sebagai momentum penguatan iman, harapan dan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.(mcr10/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




