Jakarta, tvOnenews.com - Kim Pan Gon secara resmi kembali ke Malaysia. Bukan melatih tim nasional, melainkan menjadi nahkoda baru di salah satu klub Negeri Jiran.
Kepulangan Kim Pan Gon ke Malaysia menjadi sorotan utama jagat sepak bola regional. Ia resmi memulai petualangan baru setelah dipercaya menangani Selangor FC sebagai pelatih kepala.
Pengumuman penunjukan tersebut disampaikan klub pada Senin (5/1) malam waktu setempat. Momen ini sekaligus menandai kembalinya Pan Gon ke lingkungan sepak bola Malaysia setelah beberapa waktu berkiprah di level klub.
Keputusan Selangor merekrut Pan Gon datang tak lama setelah sang pelatih berpisah dengan Ulsan HD. Klub menilai momentum ini tepat untuk menyuntikkan pengalaman dan perspektif baru ke dalam skuad Gergasi Merah.
Dalam struktur kepelatihan, Pan Gon menggantikan peran pelatih interim yang sebelumnya mengisi kursi utama. Selangor memilih melakukan penataan ulang agar roda tim berjalan lebih stabil ke depan.
Sosok yang sebelumnya menjabat sementara, Christophe Gamel, tidak sepenuhnya dilepas dari proyek klub. Ia kini mengemban tugas berbeda dengan tanggung jawab strategis sebagai Direktur Teknik.
Langkah tersebut menunjukkan Selangor tengah membangun fondasi jangka panjang. Klub ingin memastikan kesinambungan antara kebijakan teknis dan performa tim di lapangan.
“Dengan pengalaman luas dan rekam jejak yang mengesankan dari Pan Gon, klub yakin bahwa ia akan menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala tim utama Red Giants dengan sukses dan membawa Selangor mengukir prestasi lebih tinggi,” bunyi pernyataan resmi klub yang dilansir dari The Star Online.
Rekam jejak Pan Gon di Malaysia memang memberi alasan kuat bagi optimisme tersebut. Ia pernah menjadi figur sentral di balik transformasi Timnas Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.
Selama menukangi Harimau Malaya, Pan Gon berhasil mengangkat level daya saing tim. Puncaknya, Malaysia kembali tampil di Piala Asia 2024 setelah penantian panjang sejak 1980.
Tak hanya soal kelolosan, performa di turnamen tersebut juga menuai pujian. Malaysia bahkan mampu menahan Korea Selatan dengan skor 3-3, hasil yang dinilai mencerminkan keberanian dan disiplin taktik.



