Grid.ID - Andhara Early akhirnya buka suara mengenai perceraiannya dengan Bugi Ramadhana yang telah diputus pengadilan. Ia menjelaskan secara terbuka soal hak asuh anak, nafkah, hingga alasan di balik berakhirnya pernikahan mereka.
Andhara menegaskan tidak ada pembagian harta gono-gini dalam perceraiannya. Ia menyebut memang tidak memasukkan harta sebagai bagian dari gugatan.
“Enggak ada harta gono-gininya," ucap Andhara yang dikutip Grid.ID melalui akun Youtube Reyben Entertainment, Senin (05/01/2026).
Terkait hak asuh anak, Andhara mengungkapkan pengadilan memutuskan hak asuh berada di tangannya. Hal tersebut terutama berlaku untuk sang anak yang masih di bawah umur.
“Hak asuh anak masuk ke gue," jelasnya.
Andhara juga menjelaskan bahwa nafkah anak tetap menjadi kewajiban Bugi Ramadhana. Ia memastikan kewajiban tersebut masih dijalankan hingga saat ini.
Meski tidak merinci jumlah nafkah yang diberikan, Andhara menilai keputusan pengadilan sudah cukup adil. Ia mengaku bersyukur atas usaha yang masih dilakukan demi anak.
“Setidaknya ada usaha yang mau dilakukan," ungkapnya.
Saat ditanya apakah faktor ekonomi menjadi penyebab perceraian, Andhara memberikan jawaban yang cukup hati-hati. Ia menyebut ekonomi bukan faktor utama dalam perpisahan mereka.
Menurut Andhara, alasan terbesar perceraian adalah perbedaan yang sudah terlalu banyak di antara dirinya dan Bugi. Ia menggambarkan hubungan mereka seperti berada pada frekuensi yang berbeda.
“Frekuensinya beda aja kita berdua," ungkapnya.
Ia menggambarkan perbedaan tersebut seperti dua orang yang ingin mendengarkan saluran radio berbeda dalam satu mobil. Kondisi itu membuat kebersamaan terasa sulit dijalani.
“Kalau frekuensinya beda ya memang susah," katanya.
Andhara menegaskan keputusan berpisah telah dibicarakan dengan baik. Hingga saat ini, ia menyebut komunikasi dengan Bugi masih berjalan cukup lancar.
Ia bahkan menyebut Bugi masih kerap datang ke rumah untuk menjemput dan mengantar anak. Menurutnya, hubungan mereka sejauh ini masih terjaga dengan baik.
Andhara mengungkapkan bahwa Bugi sempat ingin kembali bersama. Namun, ia merasa usaha tersebut tidak sesuai dengan ekspektasinya setelah kesempatan yang diberikan.
“Tidak seperti yang gue ekspektasikan," jelasnya.
Meski telah berpisah, Andhara mengakui rasa sayang kepada Bugi tidak mungkin hilang sepenuhnya. Terlebih, mereka masih terikat sebagai orang tua dari anak yang sama.
“Sayang pasti," tuturnya.
Namun, Andhara membedakan antara rasa sayang dan cinta. Ia menilai cinta tidak bisa dipaksakan dan menyerahkan semuanya pada rencana Tuhan.
“Kalau memang masih berjodoh, pasti ada jalannya," jelasnya.
Saat ditanya soal kemungkinan membuka hati untuk orang baru, Andhara mengaku belum bisa memikirkan hal tersebut. Ia merasa masih perlu waktu untuk memulihkan diri setelah 14 tahun menjalani pernikahan.
“Gue harus masih istirahat dulu," tutupnya.
Menutup pernyataannya, Andhara menyebut kondisinya kini perlahan membaik meski masih melalui proses emosional. Ia berharap dapat terus melangkah ke depan dengan lebih sehat secara mental dan emosional. (*)
Artikel Asli


