Gubernur Jakarta Pramono Anung diminta tanggapan soal dirinya yang didukung Presiden Prabowo Subianto. Prabowo mengatakan, dirinya mendukung Pramono.
Menyikapi ini, Pram mengatakan, urusannya dengan partai tidak lagi terkait setelah resmi menjadi Gubernur.
"Jadi ketika sudah jadi gubernur itu sudah enggak ada urusan dengan kepartaian," kata Pramono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/1).
Politikus PDIP ini mengatakan, sebagai seorang Gubernur, ia harus bekerja sama dengan pemerintah pusat.
"Yang namanya gubernur itu pasti harus bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat. Apalagi saya 25 tahun ada di pemerintah pusat sehingga dengan demikian pasti saya juga akan bekerja sungguh-sungguh begitu," kata Pramono.
Eks Seskab era Presiden Jokowi ini mengatakan, sejauh ini seluruh program Pemprov Jakarta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat.
"Dan alhamdulilah selama ini hampir semua program dari pemerintah DKI Jakarta mendapatkan support sepenuhnya dari pemerintah pusat," kata Pramono.
Sebelumnya Prabowo menegaskan persatuan nasional tidak harus diwujudkan dengan bergabungnya seluruh kekuatan politik masuk ke dalam pemerintahan.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada acara Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1).
"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama. Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," ujar Prabowo.



